Beritakota.id, Brebes – Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Brebes melepas 16 atlet untuk mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Tengah 2026.
Ketua PTMSI Brebes, Pamor Wicaksono, mengatakan seluruh atlet telah menjalani proses latihan dan persiapan sebelum diberangkatkan ke ajang tingkat provinsi tersebut.
Menurut dia, para atlet menunjukkan kesiapan dan semangat bertanding yang tinggi.
“Dari mulai proses pelatihan sampai kesiapan atlet, alhamdulillah semuanya siap bertanding di Kejurprov 2026,” kata Pamor kepada awak media usai acara pelepasan atlet, Jumat (22/5/2026).
Baca Juga: David Jacobs Ramaikan Turnamen Tenis Meja Piala Lurah Pademangan Timur
Ia mengatakan PTMSI Brebes tidak membebani atlet dengan target berlebihan. Menurut dia, ajang Kejurprov menjadi momentum untuk mengukur kemampuan atlet Brebes dibandingkan daerah lain di Jawa Tengah.
“Target saya lebih kepada bertanding dulu. Kita ingin tahu kualitas tiap kabupaten dan kota lain. Syukur kalau bisa menjadi juara,” ujar dia.
Meski demikian, PTMSI Brebes tetap berharap para atlet mampu membawa pulang medali sebanyak mungkin.
Namun, Pamor menilai pencapaian prestasi membutuhkan proses panjang dan tidak bisa diraih secara instan.
“Kalau target tentu ingin mendapat medali sebanyak-banyaknya, tetapi kami tidak menekan atlet karena semua butuh proses panjang untuk menorehkan prestasi,” katanya.
Baca juga: Temui Aburizal Bakrie, Pamor Wicaksono Bicara Peran Kader Golkar
Pamor mengaku optimistis melihat antusiasme para atlet yang akan bertanding. Menurut dia, semangat dan keberanian atlet menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan di Kejurprov Jateng 2026.
Ia juga menyoroti keterbatasan anggaran yang dihadapi organisasi dalam mempersiapkan atlet. Kendati demikian, kata dia, dukungan swadaya dari berbagai pihak membuat pembinaan atlet tenis meja di Brebes tetap berjalan.
“Dengan keterbatasan anggaran yang ada, alhamdulillah semuanya tetap semangat. Masih banyak yang membantu secara swadaya agar PTMSI Brebes tetap eksis,” ujar Pamor.
Menurut dia, kesiapan mental atlet juga menjadi perhatian utama menjelang pertandingan. Ia menilai para atlet sudah memiliki rasa percaya diri dan keberanian untuk bersaing di level provinsi.
“Tadi kita lihat sendiri, salah satu atlet sudah berani menyatakan siap menang. Itu menjadi semangat positif bagi semuanya,” kata dia.

