Beritakota.id, Jakarta — Fasilitas olahraga ANFA Arena Padel resmi diluncurkan dengan penyelenggaraan turnamen perdana ANFA Series Vol.01 tahun 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam pengembangan olahraga padel di Indonesia sekaligus menandai hadirnya pusat aktivitas padel baru di kawasan Jakarta Utara.

Peresmian dilakukan langsung oleh Ketua Umum Padel Indonesia, Galih Dimuntur Kartasasmita, melalui penandatanganan prasasti serta pembukaan resmi rangkaian turnamen. Acara tersebut dihadiri oleh pimpinan organisasi olahraga, ratusan peserta dari berbagai kategori usia, serta sejumlah tokoh yang mendukung perkembangan olahraga padel di Tanah Air.

Direktur ANFA, Akash Nathani, hadir sebagai tuan rumah peresmian fasilitas olahraga tersebut. Turut hadir Komisaris Persada Gading Elok, RA Mulyadi, serta perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Vivin Cahyani, yang memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga padel di Indonesia.

Pembangunan ANFA Arena merupakan bagian dari komitmen ANFA untuk mendorong pertumbuhan olahraga padel yang saat ini semakin populer di berbagai negara. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi komunitas padel sekaligus tempat pembinaan atlet-atlet baru.

Ketua Umum Padel Indonesia, Galih Dimuntur Kartasasmita, menilai keberadaan fasilitas olahraga berkualitas menjadi faktor penting dalam proses pembinaan atlet.

“Padel Arena ini diharapkan melahirkan atlet-atlet baru yang mampu bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional,” ujar Galih dalam sambutannya, Minggu (8/3).

Ia menambahkan, turnamen seperti ANFA Series menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan olahraga padel kepada masyarakat yang lebih luas.

“Dengan dukungan komunitas dan sponsor, ANFA 2026 menjadi langkah awal yang baik dalam pengembangan padel secara nasional,” katanya.

Baca juga: Hasil Sirnas Padel 2026 Jakarta: Dominasi Armando Sumarno hingga Kebangkitan Atlet Muda

Turnamen pembuka ANFA Series 2026 mempertandingkan sejumlah kategori usia yang dirancang untuk mempertemukan berbagai generasi pemain. Salah satu kategori yang menarik perhatian adalah kategori junior yang diikuti peserta berusia 14 hingga 16 tahun.

Selain itu, panitia juga menghadirkan kategori legenda dengan konsep unik, yakni pasangan pemain dengan total usia minimal 80 tahun. Format ini dihadirkan untuk menciptakan interaksi antara atlet muda dan pemain senior dalam suasana kompetisi yang tetap kompetitif sekaligus penuh kebersamaan.

Sepanjang pertandingan berlangsung, suasana kompetisi terasa hangat dan penuh semangat sportivitas. Antusiasme peserta dan penonton terlihat dari ramainya dukungan yang diberikan selama pertandingan berlangsung.

Banyak peserta juga mengapresiasi kualitas lapangan yang tersedia di ANFA Arena serta penyelenggaraan turnamen yang dinilai profesional dan nyaman bagi para pemain.

Tidak hanya menghadirkan kompetisi, panitia juga menyelenggarakan berbagai kegiatan pendukung. Salah satunya adalah klinik padel bagi pemula yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal dan mencoba olahraga ini secara langsung.

Selain itu, tersedia pula sesi pertemuan dengan pemain legenda serta berbagai aktivitas keluarga yang membuat suasana acara menjadi lebih inklusif dan ramah bagi semua kalangan.

Keberhasilan seri pembuka ini mendorong ANFA untuk menyiapkan rangkaian turnamen lanjutan sepanjang tahun 2026. Rangkaian kompetisi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan olahraga padel di Indonesia sekaligus memperkuat komunitas pemain yang terus berkembang.

Dengan hadirnya ANFA Arena dan penyelenggaraan ANFA Series 2026, olahraga padel diharapkan semakin dikenal masyarakat luas serta mampu melahirkan talenta-talenta baru yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *