Beritakota.id, Jakarta – Mantan calon Presiden 2024 Anies Baswedan menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) organisasi massa Gerakan Rakyat yang pertama di Hotel Arya Duta, Jakarta, Sabtu (17/1/2026) malam.

Rakernas tersebut diisi dengan pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat periode 2025-2030 sekaligus penyampaian orasi kebangsaan dari Anies Baswedan dengan tema “Keadilan Ekologis: Kembalikan Hutan Indonesia”.

Dalam sambutannya, Anies menyinggung pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal semua pohon sama, tak terkecuali sawit.

“Sama-sama ada daunnya dan sama-sama bisa menyerap karbon. Sering dengar bukan? Ya secara teknis memang benar, sawit pun melakukan kegiatan fotosintesis,” kata Anies di Jakarta.

Baca juga: Rakernas Gerakan Rakyat Dihadiri Anies Baswedan, Angkat Tema Keadilan Ekologis, Kembalikan Hutan Indonesia

Anies menegaskan bahwa perkebunan sawit tidak bisa menggantikan fungsi hutan hujan tropis.

Menurutnya perkebunan sawit tidak bisa menggantikan hutan hujan tropis yang bisa menyimpan sampai 10 kali lipat lebih banyak karbondioksida.

“Kenapa 10 kali lipat? Karena pohon-pohon dari hutan itu tumbuh puluhan hingga ratusan tahun dan menyimpan karbon. Itu bukan saja di daunnya, tapi di batangnya, kemudian sampai di akarnya,” tuturnya.

Anies mengatakan sistem akar pohon hutan sangat dalam dan kompleks, hal itu berbeda dengan hutan sawit.

Menurut Anies, hutan sawit hanya memiliki akal serabut dan setelah 25 tahun bakal ditebang dan diganti.

“Nah, sawit setelah 25 tahun, dia ditebang dan diganti. Sehingga siklusnya pendek. Sistem akar pohon hutan itu dalam dan kompleks. Dia menyerap air, dia menahan tanah, dia mengatur aliran sungai. Sementara kalau akar pohon sawit dangkal dan horizontal. Jadi ketika hujan deras, air langsung mengalir di permukaannya,” jelas Anies.

Dia menambahkan keberadaan hutan hujan tropis tidak hanya sekadar fotosintesis, tetapi juga menjadi habitat satwa hutan, seperti harimau Sumatera, gajah, hingga badak.

“Mereka semua belum bisa hidup di perkebunan. Belum bisa. Jadi mereka enggak bisa hidup di perkebunan, mereka membutuhkan hutan,” pungkasnya.

Diketahui peresmian organisasi massa Gerakan Rakyat turut dihadiri oleh loyalis Anies dan para anggota eks tim sukses pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Timnas Amin di pilpres 2024.

Hadir antara lain Kapten Timnas AMIN, Muhammad Syaugi Alaydrus; Deputi Disabilitas Surya Tjandra; eks Dewan Pakar Timnas AMIN Saut Situmorang; hingga Juru Bicara Timnas AMIN, Sulfikar Amir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *