Berita Kota, Jakarta – Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi menarik Amerika Serikat dari puluhan organisasi internasional, menandai langkah lanjutan menjauh dari kerja sama global multilateral.

Pada Rabu (7/1/2026), Trump menandatangani perintah eksekutif yang menghentikan dukungan dan partisipasi AS terhadap 66 organisasi, lembaga, dan komisi internasional. Keputusan ini diambil setelah pemerintahannya menyelesaikan peninjauan menyeluruh terhadap keikutsertaan dan pendanaan AS di berbagai organisasi internasional, termasuk yang berafiliasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sebagaimana dikutip dari AP News, Sabtu (10/1/2026).

Sebagian besar organisasi yang ditinggalkan merupakan badan, komisi, dan panel penasihat di bawah naungan PBB yang bergerak di bidang perubahan iklim, ketenagakerjaan, migrasi, serta isu-isu sosial lainnya. Pemerintahan Trump menilai isu-isu tersebut berkaitan dengan agenda keberagaman dan inisiatif yang kerap disebut sebagai “woke”.

Selain badan-badan PBB, sejumlah organisasi internasional non-PBB juga masuk dalam daftar penarikan diri AS. Beberapa di antaranya bergerak di bidang demokrasi, energi, lingkungan hidup, penanggulangan terorisme, hingga kerja sama kawasan.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menegaskan, pemerintahan Trump memandang banyak dari institusi tersebut memiliki fungsi yang tumpang tindih, dikelola secara tidak efektif, serta dinilai boros dan tidak lagi diperlukan. Ia juga menilai sejumlah organisasi telah dikuasai oleh kepentingan tertentu yang mendorong agenda sendiri, yang dianggap bertentangan dengan kepentingan nasional AS.

Menurut Rubio, keberadaan lembaga-lembaga tersebut dinilai berpotensi mengancam kedaulatan, kebebasan, dan kemakmuran Amerika Serikat. Karena itu, pemerintah memutuskan untuk menghentikan keterlibatan dan pendanaan terhadap organisasi-organisasi tersebut.

Berikut daftar lengkap organisasi internasional yang secara resmi ditinggalkan Amerika Serikat berdasarkan keterangan dari laman Gedung Putih.

Baca juga: Inilah Motif Donald Trump Tangkap Presiden Nicolas Maduro, Apakah Itu?

Daftar 66 Organisasi Internasional yang Ditinggalkan AS

31 Organisasi di Bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

  1. Department of Economic and Social Affairs
  2. UN Economic and Social Council (ECOSOC) – Economic Commission for Africa
  3. ECOSOC – Economic Commission for Latin America and the Caribbean
  4. ECOSOC – Economic and Social Commission for Asia and the Pacific
  5. ECOSOC – Economic and Social Commission for Western Asia
  6. International Law Commission
  7. International Residual Mechanism for Criminal Tribunals
  8. International Trade Centre
  9. Office of the Special Adviser on Africa
  10. Office of the Special Representative of the Secretary General for Children in Armed Conflict
  11. Office of the Special Representative of the Secretary-General on Sexual Violence in Conflict
  12. Office of the Special Representative of the Secretary-General on Violence Against Children
  13. Peacebuilding Commission
  14. Peacebuilding Fund
  15. Permanent Forum on People of African Descent
  16. UN Alliance of Civilizations
  17. UN Collaborative Programme on Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation in Developing Countries
  18. UN Conference on Trade and Development
  19. UN Democracy Fund
  20. UN Energy
  21. UN Entity for Gender Equality and the Empowerment of Women
  22. UN Framework Convention on Climate Change
  23. UN Human Settlements Programme
  24. UN Institute for Training and Research
  25. UN Oceans
  26. UN Population Fund
  27. UN Register of Conventional Arms
  28. UN System Chief Executives Board for Coordination
  29. UN System Staff College
  30. UN Water
  31. UN University.

35 Organisasi Internasional Non-PBB

  1. 24/7 Carbon-Free Energy Compact
  2. Colombo Plan Council
  3. Commission for Environmental Cooperation
  4. Education Cannot Wait
  5. European Centre of Excellence for Countering Hybrid Threats
  6. Forum of European National Highway Research Laboratories
  7. Freedom Online Coalition
  8. Global Community Engagement and Resilience Fund
  9. Global Counterterrorism Forum
  10. Global Forum on Cyber Expertise
  11. Global Forum on Migration and Development
  12. Inter-American Institute for Global Change Research
  13. Intergovernmental Forum on Mining, Minerals, Metals, and Sustainable Development
  14. Intergovernmental Panel on Climate Change
  15. Intergovernmental Science-Policy Platform on Biodiversity and Ecosystem Services
  16. International Centre for the Study of the Preservation and Restoration of Cultural Property
  17. International Cotton Advisory Committee
  18. International Development Law Organization
  19. International Energy Forum
  20. International Federation of Arts Councils and Culture Agencies
  21. International Institute for Democracy and Electoral Assistance
  22. International Institute for Justice and the Rule of Law
  23. International Lead and Zinc Study Group
  24. International Renewable Energy Agency
  25. International Solar Alliance
  26. International Tropical Timber Organization
  27. International Union for Conservation of Nature
  28. Pan American Institute of Geography and History
  29. Partnership for Atlantic Cooperation
  30. Regional Cooperation Agreement on Combating Piracy and Armed Robbery against Ships in Asia
  31. Regional Cooperation Council
  32. Renewable Energy Policy Network for the 21st Century
  33. Science and Technology Center in Ukraine
  34. Secretariat of the Pacific Regional Environment Programme
  35. Venice Commission of the Council of Europe. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *