Beritakota.id, Jakarta – Di tengah upaya pemulihan pasca-banjir yang melanda sebagian wilayah Medan, Dompet Dhuafa (DD) Cabang Waspada terus bergerak cepat menyalurkan bantuan krusial bagi warga terdampak. Hingga pagi ini (30/11), lebih dari 10.000 liter air bersih telah didistribusikan untuk membantu ratusan Kepala Keluarga (KK) yang kesulitan mendapatkan akses air bersih.
Banjir yang dipicu oleh curah hujan ekstrem dan meluapnya tiga sungai utama – Deli, Babura, dan Belawan – sempat menyebabkan ketinggian air di beberapa titik mencapai dada orang dewasa. Kelurahan Karang Berombak menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak.
“Distribusi 10.000 liter air bersih dari DDW difokuskan pada empat lokasi prioritas, dengan total 228 KK sebagai penerima manfaat langsung,” ujar Sulaiman, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada. Empat lokasi tersebut meliputi Rumah Sakit Sufina Aziz, Masjid Nurul Islam, Masjid As-Syafi’iyyah, dan pemukiman warga di Jln. Karya Gg. Maruto, Medan Barat.
Respons Cepat dan Komprehensif
Selain air bersih, Dompet Dhuafa Waspada juga telah mendirikan dua Pos Hangat di Jalan Karya dan Masjid Nurul Islam, menyediakan 100 paket makanan siap saji untuk membantu meringankan beban warga di Kelurahan Medan Barat.
Tantangan Pemulihan dan Perluasan Bantuan
Meskipun banjir dilaporkan mulai surut dan listrik berangsur pulih, tantangan distribusi logistik dan pemulihan masih terus berlangsung. Sulaiman menjelaskan, “Tim respon kloter kedua dari Dompet Dhuafa Waspada bergerak ke Sibolga sore ini dengan durasi perjalanan 12 jam, insyaallah sampai lokasi besok pagi.” Bantuan ini akan disalurkan ke wilayah lain di Sumatera Utara yang juga terdampak banjir dan longsor.
Analisis dan Dampak Bencana
Banjir di Medan, seperti halnya bencana hidrometeorologi yang melanda 13 daerah lain di Sumatera Utara, juga mengungkap masalah infrastruktur seperti pendangkalan sungai, drainase yang tidak memadai, serta alih fungsi lahan. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat, selain melumpuhkan aktivitas dan transportasi, bencana di Sumatera Utara telah menyebabkan 47 orang meninggal dunia.
“Hari ini terus kita mengevakuasi para penyintas dan membantu menyalurkan logistik siap makan kepada para penyintas yang sudah lama terjebak, membuat pos hangat dan penyaluran logistik berupa makanan siap saji,” tambah Sulaiman, menekankan komitmen Dompet Dhuafa dalam memberikan bantuan yang berkelanjutan.

