Beritakota.id, Jakarta – Semangat pemberdayaan perempuan dan penguatan ekonomi daerah mewarnai pelantikan Basnom Womenpreneur BPD HIPMI Banten yang digelar di Ballroom Horison Ultima Ratu, Kamis (7/5/2026). Organisasi tersebut diharapkan menjadi wadah lahirnya lebih banyak perempuan pengusaha tangguh, inovatif, dan berdaya saing di Provinsi Banten.

Dalam pelantikan tersebut, Selvi Andayani resmi menjabat sebagai Ketua Basnom Womenpreneur BPD HIPMI Banten. Ia didampingi Lina Mardiyah Umar sebagai sekretaris dan Daslah sebagai bendahara.

Acara itu turut dihadiri Ketua Umum BPD HIPMI Banten Rifki Hermiansyah, Ketua Umum Womenpreneur BPP HIPMI Melissa Hamid, jajaran pengurus HIPMI, serta para pelaku usaha perempuan dari berbagai daerah di Banten.

Dalam sambutannya, Selvi Andayani menegaskan pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni organisasi, tetapi menjadi awal komitmen bersama dalam membangun ekosistem perempuan yang lebih kuat, mandiri, dan kompetitif.

“Hari ini bukan hanya seremoni pelantikan, melainkan awal dari sebuah komitmen bersama untuk membangun ekosistem perempuan yang lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing,” ujar Selvi.

Selvi yang juga CEO PT Cleanup Indonesia Sejahtera menilai perempuan kini memiliki peran semakin strategis, tidak hanya dalam lingkup domestik, tetapi juga dalam kepemimpinan, dunia usaha, hingga pembangunan daerah.

“Perempuan masa kini tidak lagi menunggu kesempatan, tetapi mampu menciptakan peluang dan memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitarnya,” katanya.

Baca juga: HIPMI Dorong Hilirisasi Sawit di Sektor Pangan

Menurutnya, kehadiran Womenpreneur Banten diharapkan menjadi rumah bersama bagi perempuan pelaku usaha untuk saling terhubung, meningkatkan kapasitas diri, hingga membuka peluang kolaborasi dan kerja sama nyata.

“Kami percaya, ketika perempuan diberdayakan, maka akan tercipta dampak yang luas, tidak hanya bagi perekonomian, tetapi juga bagi kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,” lanjutnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah dan dunia usaha guna memperkuat pertumbuhan perempuan entrepreneur di Banten.

“Kami membuka ruang kolaborasi dan sinergi dengan semua pihak agar perempuan-perempuan di Banten dapat terus berkembang dan memiliki daya saing,” ungkapnya.

Sementara itu, Melissa Hamid mengatakan Womenpreneur bukan sekadar komunitas, tetapi juga ruang tumbuh bagi perempuan untuk berkembang dan memberikan dampak positif yang lebih luas.

“Womenpreneur ini bukan sekadar komunitas, ini adalah panggung, jaringan, dan tanggung jawab juga,” ujar Melissa.

Pelantikan Basnom Womenpreneur BPD HIPMI Banten diharapkan menjadi langkah awal lahirnya lebih banyak perempuan pengusaha yang kreatif, tangguh, dan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah di Provinsi Banten. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *