Beritakota.id, Brebes — Empat warga Kabupaten Brebes yang menjadi korban kebakaran Warung Tegal (Warteg) di Surabaya akhirnya dirujuk ke RSUD Brebes setelah sebelumnya menjalani perawatan di RS dr. Soetomo Surabaya.
Mereka adalah Muhammad Zaki Romadon (18), Waetin (44), dan Hendi Muktiar (17), warga Desa Bulakelor, Kecamatan Ketanggungan; serta Kasem (45), warga Desa Kemurang Kulon, Kecamatan Tanjung.
Kelima warga Brebes sebelumnya menjadi korban kebakaran di sebuah Warteg di Kelurahan Airlangga, Kecamatan Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu, 3 Desember 2025. Plt Direktur RSUD Brebes, Imam Budi Santoso, membenarkan adanya lima korban asal Brebes dalam insiden tersebut.
“Setelah beberapa hari dirawat di RS dr. Soetomo Surabaya, akhirnya mereka dirujuk dan tiba di RSUD Brebes pada Kamis malam, 11 Desember 2025,” ujar Imam, Jumat, 12 Desember 2025.
Menurut Imam, para korban dipulangkan ke Brebes karena pemilik Warteg yang berasal dari Kota Tegal tidak mampu lagi menanggung biaya pengobatan. Dari lima orang tersebut, satu di antaranya telah diperbolehkan pulang, sementara empat lainnya harus menjalani perawatan intensif karena mengalami luka bakar serius.
“Yang empat ini kondisinya cukup parah, luka bakarnya di atas 30 persen. Sebagian besar tubuh harus diperban dan mereka memerlukan perawatan lanjutan,” kata Imam.
Pemerintah Kabupaten Brebes melalui RSUD Brebes memastikan seluruh biaya perawatan akan ditanggung. Imam menyebut pihak rumah sakit mengambil keputusan cepat untuk menangani pasien mengingat kondisi mereka yang mendesak.
“Kalau ada BPJS akan kami proses. Kalau tidak, biaya tetap akan diupayakan oleh rumah sakit karena RSUD adalah milik Pemkab Brebes dan wajib mengayomi warganya,” tuturnya.
Sebagai informasi, lima dari empat pekerja Warteg asal Brebes mengalami luka bakar sekitar 30 persen akibat kebocoran tabung gas yang memicu ledakan dan jilatan api di Jalan Dharmawangsa, Kelurahan Airlangga, Gubeng, Surabaya. Para korban terdiri dari empat laki-laki dan seorang perempuan.

