Beritakota.id, Jakarta – PT Binawan Inti Utama (Binawan) resmi menjalin kerja sama dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. untuk memperluas akses pembiayaan bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan bekerja maupun mengikuti program magang di Jepang. Melalui kerja sama tersebut, peserta program pelatihan dan penempatan Binawan kini dapat memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat Penempatan Pekerja Migran Indonesia (KUR PMI) guna membiayai kebutuhan persiapan keberangkatan.

Kolaborasi ini diharapkan mampu menghilangkan salah satu kendala terbesar yang selama ini dihadapi calon pekerja migran, yakni keterbatasan biaya pada tahap awal sebelum keberangkatan.

Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan di Jakarta oleh Direktur Utama PT Binawan Inti Utama, Said Saleh Alwaini, bersama Vice President PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., Vina Dahliadewi Adityaputri. Bank Mandiri sendiri merupakan bank pelaksana KUR PMI yang ditunjuk pemerintah untuk memperluas akses pembiayaan bagi calon pekerja migran Indonesia.

Melalui skema tersebut, peserta dapat memperoleh fasilitas pembiayaan hingga Rp100 juta sesuai ketentuan yang berlaku. Dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kebutuhan selama proses pelatihan hingga persiapan penempatan di luar negeri.

Direktur Utama PT Binawan Inti Utama, Said Saleh Alwaini, mengatakan kerja sama ini menjadi langkah strategis agar semakin banyak talenta Indonesia memiliki kesempatan berkarier di luar negeri tanpa terkendala persoalan biaya.

“Melalui fasilitas KUR PMI ini, kami berharap semakin banyak talenta Indonesia dapat mengakses pelatihan dan penempatan sebagai Skilled Worker di Jepang tanpa terkendala biaya. Ke depan, kami juga berharap skema pembiayaan ini dapat diperluas untuk mendukung penempatan ke negara-negara lain seperti Jerman, Austria, Australia, dan kawasan Timur Tengah,” ujar Said Saleh Alwaini.

Menurutnya, kehadiran pembiayaan resmi melalui sektor perbankan juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan perlindungan bagi calon pekerja migran Indonesia.

Baca juga: Binawan Eropa Berangkatkan 36 Perawat Indonesia ke Eropa, Perkuat Sistem Kesehatan Global

Dengan adanya akses pembiayaan dari Bank Mandiri, peserta tidak lagi bergantung pada pinjaman dari rentenir maupun praktik percaloan yang kerap membebani calon pekerja migran dengan bunga tinggi dan berisiko menjerumuskan mereka ke jalur penempatan ilegal.

Binawan menilai skema pembiayaan resmi tersebut akan membuat proses keberangkatan calon pekerja migran menjadi lebih aman, transparan, serta sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

Selain memberikan kemudahan finansial, kerja sama ini juga diharapkan mampu memperkuat tata kelola penempatan pekerja migran Indonesia melalui sistem yang lebih akuntabel dan terlindungi sejak awal proses rekrutmen hingga keberangkatan.

Melalui sinergi tersebut, Binawan dan Bank Mandiri optimistis semakin banyak generasi muda Indonesia dapat mewujudkan impiannya berkarier di luar negeri dengan dukungan pembiayaan yang legal, mudah diakses, dan memberikan perlindungan yang lebih baik.

Sebagai informasi, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. merupakan badan usaha milik negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa perbankan dan telah ditunjuk pemerintah sebagai bank pelaksana Kredit Usaha Rakyat Penempatan Pekerja Migran Indonesia (KUR PMI).

Sementara itu, PT Binawan Inti Utama merupakan perusahaan pengembangan talenta Indonesia yang berdiri sejak 1976 dengan fokus pada sektor kesehatan, careworker, pendidikan, dan penempatan tenaga kerja internasional. Selama lebih dari lima dekade, Binawan telah membangun ekosistem pendidikan, pelatihan berbasis kompetensi, hingga akses karier global dengan rekam jejak lebih dari 132.000 penempatan tenaga kerja internasional. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *