Beritakota.id, Jakarta – PT BNI Sekuritas kembali membuka akses investasi berbasis syariah melalui penawaran Sukuk Negara Ritel seri SR024. Produk ini menjadi bagian dari instrumen Surat Berharga Negara Syariah (SBN Syariah) yang diterbitkan pemerintah, sekaligus memperkuat alternatif investasi aman bagi masyarakat dan investor ritel di tengah dinamika pasar keuangan.
Masa penawaran SR024 berlangsung sejak 6 Maret hingga 15 April 2026, dan dapat diakses secara digital melalui aplikasi New BIONS by BNI Sekuritas. Digitalisasi ini mencerminkan tren distribusi produk pasar modal yang semakin inklusif, memungkinkan investor individu untuk berpartisipasi langsung dalam pembiayaan negara.
Sukuk Ritel SR024 dirancang sebagai instrumen investasi yang tidak hanya kompetitif dari sisi imbal hasil, tetapi juga memenuhi prinsip-prinsip syariah. Produk ini menggunakan akad dan struktur yang telah sesuai dengan ketentuan hukum Islam, menjadikannya pilihan menarik bagi investor yang mengedepankan aspek halal dalam pengelolaan keuangan.
Baca juga : Bank Syariah Indonesia Targetkan Jual Sukuk Ritel SR014 Senilai Rp500 Miliar
Direktur Retail Markets & Technology BNI Sekuritas, Teddy Wishadi, menegaskan bahwa SR024 menawarkan kombinasi antara keamanan, kepastian imbal hasil, dan fleksibilitas.
“SR024 merupakan instrumen investasi yang aman dan halal. Dengan jaminan negara terhadap pokok dan kupon, serta sifatnya yang dapat diperdagangkan di pasar sekunder, produk ini memberikan fleksibilitas sekaligus stabilitas bagi investor,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (25/3/2026).
Dalam konteks pasar, jaminan pemerintah menjadi faktor kunci yang membedakan SBN dari instrumen lain, terutama di tengah volatilitas global yang dipengaruhi oleh arah suku bunga dan ketidakpastian ekonomi.
SR024 ditawarkan dalam dua seri dengan karakteristik tenor dan imbal hasil yang berbeda. Seri SR024-T3 memiliki tenor tiga tahun dengan jatuh tempo pada 10 Oktober 2029 dan menawarkan kupon tetap sebesar 5,55% per tahun. Sementara itu, SR024-T5 hadir dengan tenor lima tahun hingga 10 Oktober 2031, dengan kupon lebih tinggi sebesar 5,90% per tahun. Pembayaran kupon dilakukan setiap bulan, dengan pembayaran pertama dijadwalkan pada 10 Mei 2026. Skema ini memberikan arus kas rutin bagi investor, yang menjadi salah satu daya tarik utama dibandingkan instrumen investasi lain yang bersifat lebih fluktuatif.
Bagi investor, perbedaan tenor ini memberikan fleksibilitas dalam menyusun strategi investasi—baik untuk tujuan jangka menengah maupun jangka lebih panjang.
Kontribusi terhadap Pembiayaan Negara dan Ekonomi Syariah
Salah satu kekuatan utama SR024 terletak pada aksesibilitasnya. Dengan minimum pembelian mulai dari Rp1 juta, instrumen ini terbuka bagi berbagai lapisan masyarakat, tidak terbatas pada investor besar.
Batas maksimum pemesanan juga cukup luas, yakni Rp5 miliar untuk SR024-T3 dan Rp10 miliar untuk SR024-T5. Hal ini memberikan ruang bagi investor dengan kapasitas dana lebih besar untuk mengalokasikan portofolio secara optimal.
Distribusi melalui aplikasi digital seperti New BIONS mencerminkan upaya industri jasa keuangan dalam mendorong inklusi keuangan. Proses pembelian yang sederhana—mulai dari registrasi hingga pemesanan—menjadi faktor penting dalam menarik minat investor ritel yang semakin melek teknologi.
Dalam lanskap ekonomi saat ini, instrumen pendapatan tetap seperti sukuk ritel memiliki peran strategis sebagai penyeimbang portofolio. Ketika pasar saham mengalami volatilitas akibat sentimen global, instrumen seperti SR024 menawarkan stabilitas melalui kupon tetap dan jaminan negara. Selain itu, sifatnya yang dapat diperdagangkan di pasar sekunder memberikan likuiditas tambahan bagi investor yang membutuhkan fleksibilitas.
Secara umum, sukuk ritel juga menjadi pilihan bagi investor konservatif hingga moderat yang mengutamakan perlindungan modal (capital preservation) sekaligus memperoleh pendapatan pasif yang stabil.
Di luar aspek investasi, SR024 juga memiliki dimensi strategis dalam pembiayaan negara. Dana yang dihimpun dari penerbitan sukuk ritel digunakan untuk mendukung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), termasuk pembiayaan proyek-proyek pembangunan. Dengan demikian, partisipasi investor dalam SR024 tidak hanya berdampak pada portofolio pribadi, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan nasional.
Selain itu, pengembangan instrumen seperti sukuk ritel turut memperkuat ekosistem keuangan syariah di Indonesia, yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan pertumbuhan signifikan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap investasi berbasis syariah.
Transparansi sebagai Kunci Kepercayaan Investor
Bagi pemegang saham dan investor, keterbukaan informasi terkait karakteristik produk, risiko, serta potensi imbal hasil menjadi elemen penting dalam pengambilan keputusan investasi. BNI Sekuritas menempatkan transparansi ini sebagai bagian dari strategi edukasi pasar, dengan memberikan informasi yang jelas mengenai struktur kupon, tenor, hingga mekanisme perdagangan di pasar sekunder. Langkah ini sejalan dengan prinsip perlindungan investor yang semakin menjadi perhatian utama dalam industri pasar modal.
Penawaran SR024 oleh BNI Sekuritas hadir pada momentum yang tepat, ketika investor semakin mencari instrumen yang mampu memberikan keseimbangan antara risiko dan imbal hasil. Dengan karakteristik sebagai instrumen syariah, jaminan negara, kupon tetap, serta akses digital yang mudah, SR024 menjadi salah satu opsi strategis dalam diversifikasi portofolio.
Bagi investor ritel maupun institusi, kehadiran produk ini bukan hanya peluang investasi, tetapi juga refleksi dari semakin matangnya pasar keuangan Indonesia dalam menyediakan instrumen yang inklusif, transparan, dan berdaya saing global. (Lukman Hqeem)

