Beritakota.id, Jakarta – PT Capitalinc Investment Tbk (MTFN) berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang solid sebesar 9,23% pada tahun 2024, mencapai Rp531,108 miliar dari Rp486,210 miliar pada tahun sebelumnya. Peningkatan signifikan ini didorong oleh lonjakan volume penjualan gas yang berhasil diukir oleh salah satu entitas anak perusahaan perseroan.
Meskipun volume penjualan gas meningkat, tipisnya kenaikan nilai pendapatan dari segmen ini disebabkan oleh penurunan harga komoditas gas pada periode tersebut. Di sisi lain, beban pokok pendapatan perseroan juga mengalami kenaikan sebesar 9,56% menjadi Rp518,597 miliar. Akibatnya, laba kotor MTFN pada tahun 2024 sedikit terkoreksi sebesar 2,72% menjadi Rp12,511 miliar, dibandingkan dengan Rp12,862 miliar pada tahun 2023.
Namun, tantangan terbesar yang dihadapi Capitalinc Investment pada tahun 2024 adalah lonjakan kerugian selisih kurs yang membengkak hingga Rp20,783 miliar. Posisi ini berbanding terbalik dengan tahun sebelumnya yang masih membukukan laba selisih kurs sebesar Rp396,344 juta.
Meskipun perseroan mampu mencatat lonjakan pendapatan lain-lain hingga Rp4,519 miliar, dampaknya belum mampu menutupi kerugian operasional. Kondisi tersebut mengakibatkan kerugian sebelum pajak penghasilan melonjak menjadi Rp44,815 miliar, yang pada akhirnya berujung pada kerugian tahun berjalan sebesar Rp87,563 miliar untuk tahun 2024.

