Beritakota.id, Jakarta – Bencana banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh telah menimbulkan dampak multidimensional bagi jutaan warga. Hingga kini, banyak daerah masih terisolasi, sangat membutuhkan bantuan darurat, serta ribuan keluarga terpaksa mengungsi akibat kehilangan akses terhadap kebutuhan dasar.
Menanggapi situasi krisis ini, Danone Indonesia bersama mitra distribusinya PT Tirta Sumber Menaralestari, serta Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan ke beberapa titik terdampak. Salah satu lokasi strategis penyerahan bantuan dilakukan di posko pengungsian MDMC di Kota Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang merupakan salah satu wilayah paling parah terdampak banjir.
Bantuan yang disalurkan mencakup ribuan boks air mineral AQUA, ratusan boks Bebelac siap minum, serta penyediaan 7.000 liter air bersih melalui mobil tangki. Lebih dari sekadar kebutuhan pokok, Danone Indonesia dan MDMC juga memberikan dukungan psikososial, trauma healing, pendampingan anak, penyelenggaraan dapur umum, serta pemeriksaan kesehatan rutin guna mencegah potensi penyakit pascabanjir.
Baca juga: Sun Life Indonesia Salurkan Bantuan Rp 1,19 Miliar untuk Korban Banjir Aceh dan Sumut
“Kami bergerak cepat bersama masyarakat dan mitra untuk memastikan kebutuhan dasar seperti air minum dan nutrisi anak dapat terpenuhi. Ini adalah langkah awal, dan kami akan terus menyiapkan bantuan sesuai kebutuhan selama masa tanggap darurat dan pemulihan berlangsung,” ujar Vera Galuh Sugijanto, Vice President General Secretary Danone Indonesia. Komitmen ini sejalan dengan aksi sebelumnya di mana Danone Indonesia telah bekerja sama dengan berbagai pihak seperti PMI, BPOM, WWF, dan MNC Media Group, menyalurkan puluhan ribu boks air mineral dan nutrisi anak, serta bantuan air bersih hingga 31.000 liter.
Dr. Nur Rahmah Amini, M.Ag, Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sumatera Utara sekaligus perwakilan Pos Koordinasi MDMC Sumatera Utara, mengapresiasi respon cepat dan kolaboratif yang terjalin.
“Kami berharap akan semakin banyak kolaborasi yang terjalin. InsyaAllah seluruh bantuan dapat tersalurkan dengan baik dan menjangkau daerah-daerah terdampak,” ujarnya, seraya menegaskan bahwa MDMC telah mengerahkan lebih dari 300 relawan untuk menjangkau wilayah Kabupaten Langkat, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, hingga Kota Sibolga.
Kolaborasi ini menjadi kunci untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan secara efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi para penyintas banjir.

