Berita Kota, Jakarta – Kementerian Hukum Republik Indonesia secara resmi mengesahkan perubahan kepengurusan Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) tahun 2026 melalui penerbitan Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum RI. Terbitnya SK tersebut menandai legitimasi penuh bagi kepengurusan baru KSMI, termasuk pengesahan Ketua Umum dan jajaran pengurus sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor AHU-0000070.AH.01.08.TAHUN 2026 tertanggal 14 Januari 2026, struktur kepengurusan utama KSMI menetapkan Muhamad Fathir sebagai Ketua Umum, Muhammad Nur Huda Ariyanto sebagai Sekretaris Jenderal, Muhammad Puri Andamas sebagai Bendahara Umum, serta Yani Muhammad Hasan Salampessy sebagai Ketua Harian.
Sementara itu, posisi Pengawas diisi oleh Mayjen TNI (Purn) Muchdi Purwopranjono dan Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman, S.E., M.M.
Ketua Umum KSMI, Muhamad Fathir, menegaskan bahwa pengesahan kepengurusan baru menjadi momentum penting bagi KSMI untuk menjalankan organisasi secara profesional, transparan, dan akuntabel.
“Dengan disahkannya kepengurusan baru, KSMI berkomitmen menerapkan tata kelola organisasi yang baik atau good governance, menjunjung tinggi profesionalisme, serta memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap aspek pengelolaan organisasi,” ujar Muhamad Fathir dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Ia menambahkan, KSMI akan menyatukan seluruh potensi dan sumber daya yang dimiliki untuk memajukan sepakbola mini Indonesia, baik di tingkat nasional, regional, maupun internasional.
“Tata kelola KSMI harus mampu menciptakan ekosistem keolahragaan sepakbola mini yang berkelanjutan, tidak hanya untuk pencapaian prestasi, tetapi juga mendorong tumbuhnya industri olahraga yang berdampak pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan seluruh insan sepakbola mini di Indonesia,” tegasnya.
Seiring dengan diterbitkannya SK perubahan kepengurusan oleh Kementerian Hukum RI, KSMI menyatakan kesiapan penuh untuk segera menjalankan agenda strategis organisasi. Dalam waktu dekat, pada Februari 2026, KSMI dijadwalkan menggelar General Assembly sekaligus Drawing Piala Asia Sepakbola Mini yang rencananya akan diikuti oleh 16 negara peserta.
Selain agenda internasional tersebut, KSMI juga akan segera menyelenggarakan liga-liga sepakbola mini di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari penguatan pembinaan dan kompetisi berjenjang. Program ini ditujukan untuk memperluas basis atlet, meningkatkan kualitas kompetisi, serta memperkuat ekosistem sepakbola mini nasional.
Dengan fondasi hukum yang kuat serta kepengurusan yang solid, Komite Sepakbola Mini Indonesia optimistis sepakbola mini Tanah Air akan terus berkembang, berprestasi, dan mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. (***)

