Beritakota.id, Jakarta – Menyambut periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memberikan kabar gembira bagi masyarakat. Guna mendukung kelancaran mobilitas, pemerintah melalui Kementerian PU menyiapkan kebijakan diskon tarif jalan tol sebesar 10% hingga 20%. Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan perjalanan yang lebih lancar di tengah potensi peningkatan mobilitas dan cuaca ekstrem.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo mengatakan, diskon tarif tersebut diharap bisa berdampak pada peningkatan perekonomian saat momen Nataru. ‘’Ini kan berdampak sekali kepada rekan-rekan kita yang mau berlibur, di samping kemudian untuk meningkatkan kondisi perekonomian yang memang sedang tidak baik-baik saja karena kita sedang dalam posisi sedang berduka karena masalah banjir dan longsor di Sumatera dan Aceh,” kata Dody dalam Media Briefing di Kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Kamis (18/12).
Diskon tarif tol ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan dari Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) serta Jasa Marga kepada masyarakat Indonesia. “Terima kasih kepada teman-teman BUJT, Jasa Marga, dan lain-lain yang telah berbesar hati menyumbangkan sedikit rezekinya untuk masyarakat Indonesia,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian PU, Wida Nurfaida dalam sebuah media briefing.
Selain memberikan stimulus bagi pengguna jalan tol, kegiatan ini juga dirangkai dengan pelepasan relawan Kementerian PU ke daerah terdampak bencana, menunjukkan komitmen pemerintah dalam penanganan bencana sekaligus kesiapan infrastruktur jelang Nataru.
Beberapa ruas tol yang akan mendapatkan diskon tarif antara lain:
Tol Becakayu (20 persen dynamic pricing)
Kelapa Gading-Pulogebang (20 persen)
Jakarta-Cikampek (20 persen)
Japek Elevated (MBZ) (20 persen)
Cikampek-Palimanan (20 persen)
Palimanan-Kanci (20 persen)
Kanci-Pejagan (10 persen)
Tol Pejagan-Pemalang (10 persen)
Pemalang-Batang (10 persen)
Batang-Semarang (20 persen),
Semarang ABC (20 persen)
Cisumdawu (20 persen)
Krian-Legundi-Bunder (11,11 persen)
Manado-Bitung (20 persen).
Bakauheni-Terbanggi Besar (10 persen)
Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (20 persen)
Kayu Agung-Palembang (10 persen),
Indralaya-Prabumulih (20 persen)
Pekanbaru-Dumai (20 persen)
Pekanbaru-XIII Kota Kampar (20 persen)
Medan-Binjai (10 persen)
Belawan-Medan-Tanjung Morawa (20 persen).
Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (20 persen)
Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (20 persen)
Indrapura-Kisaran (20 persen)
Sigli-Banda Aceh (20 persen)
Diskon ini diharapkan dapat memberikan alternatif perjalanan yang lebih terjangkau bagi masyarakat yang akan merayakan libur akhir tahun.

