Beritakota.id, Jakarta – Pasangan selebritas Dude Harlino dan Alyssa Soebandono menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Kamis (2/4/2026), terkait kasus dugaan penipuan dan gagal bayar yang menyeret PT Dana Syariah Indonesia (DSI).
Keduanya diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari upaya penyidik mengurai kasus yang merugikan sejumlah investor tersebut.
Nama Dude Harlino terseret dalam perkara ini setelah ia diketahui pernah menjadi brand ambassador PT Dana Syariah Indonesia sekitar tiga tahun lalu. Kerja sama promosi tersebut berlangsung hingga Agustus 2024.
Dude mengungkapkan bahwa sebelum menerima tawaran tersebut, ia telah melakukan pengecekan terhadap legalitas perusahaan. Saat itu, DSI disebut memiliki izin dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Hal itu menjadi dasar keyakinannya untuk terlibat dalam promosi platform investasi berbasis syariah tersebut.
Keluhan Investor Mulai Muncul
Masalah mulai mencuat pada periode Mei hingga Juni 2024, ketika sejumlah investor atau lender mengeluhkan keterlambatan pembayaran imbal hasil dari dana yang mereka tanamkan.
Keluhan tersebut kemudian meluas dan bahkan diarahkan langsung kepada Dude Harlino melalui pesan di media sosial. Sebagai figur publik yang mempromosikan platform tersebut, ia menjadi salah satu pihak yang ikut dimintai pertanggungjawaban oleh para investor.
Menanggapi keluhan yang masuk, Dude mengaku sempat meminta penjelasan kepada salah satu pengelola DSI, Taufik Al-Jufri. Saat itu, pihak perusahaan menyebut keterlambatan pembayaran disebabkan oleh kendala dari pihak borrower atau peminjam dana.
Namun, seiring berjalannya waktu, kasus ini berkembang menjadi dugaan penipuan dan gagal bayar yang kini ditangani aparat penegak hukum.
Hingga kini, penyidik masih mendalami kasus tersebut, termasuk menelusuri aliran dana serta potensi pihak-pihak lain yang terlibat.
Pemeriksaan terhadap figur publik seperti Dude Harlino dan Alyssa Soebandono diharapkan dapat membantu mengungkap secara terang benderang duduk perkara kasus ini.

