Beritakota.id, Jakarta – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam (ANTM) kembali mencatat lonjakan signifikan pada Senin, 2 Maret 2026. Berdasarkan data resmi dari Logam Mulia Antam, harga emas Antam naik Rp 50.000 menjadi Rp 3.135.000 per gram.
Kenaikan ini memperpanjang reli emas Antam menjadi empat hari berturut-turut. Sebelumnya, pada Sabtu (28/2/2026), harga emas sempat melonjak Rp 40.000 ke level Rp 3.085.000 per gram. Sementara pada Jumat (27/2/2026), harga juga menguat Rp 6.000 menjadi Rp 3.045.000 per gram.
Secara year-to-date, harga emas Antam telah melesat sekitar 26%. Pada 1 Januari 2026, harga emas Antam tercatat masih berada di level Rp 2.488.000 per gram. Adapun rekor harga tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) emas Antam berada di posisi Rp 3.168.000 per gram yang dicapai pada 29 Januari 2026.
Dengan posisi saat ini, harga emas hanya terpaut Rp 33.000 dari rekor tersebut.
Harga Buyback Ikut Melonjak
Tak hanya harga jual, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga mengalami kenaikan tajam. Pada Senin (2/3/2026), harga buyback naik Rp 50.000 menjadi Rp 2.914.000 per gram.
Mengacu pada ketentuan Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 34/PMK.10/2017, transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 1,5% bagi pemilik NPWP dan 3% bagi non-NPWP. Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai buyback.
Sementara untuk pembelian emas batangan, dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% bagi pemegang NPWP dan 0,9% bagi non-NPWP, serta disertai bukti potong resmi.
Rincian Harga Emas Antam 2 Maret 2026 (Belum Termasuk Pajak)
0,5 gram: Rp 1.617.500
1 gram: Rp 3.135.000
2 gram: Rp 6.210.000
3 gram: Rp 9.290.000
5 gram: Rp 15.450.000
10 gram: Rp 30.845.000
25 gram: Rp 76.987.000
50 gram: Rp 153.895.000
100 gram: Rp 307.712.000
250 gram: Rp 769.015.000
500 gram: Rp 1.537.820.000
1.000 gram: Rp 3.075.600.000

