Beritakota.id, Brebes – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes akan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di 17 kecamatan se-Kabupaten Brebes, sebagai upaya menekan inflasi daerah dan menjaga stabilitas harga pangan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, saat membuka acara GPM yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan di Desa Padasugi, Rabu (10/12/2025).

“Ini upaya nyata Pemkab Brebes bersama pemerintah pusat dan provinsi dalam memastikan harga pangan tetap terjangkau, terutama menjelang Nataru 2025,” kata Paramitha.

Melalui GPM, kata Paramitha, masyarakat dapat memperoleh berbagai komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, daging ayam, telur, hingga bawang, dengan harga lebih rendah dibandingkan pasar.

Baca juga:BP Taskin dan UI Gelar Seminar Nasional Ketahanan Pangan

“Telur, ayam, beras, minyak, ikan, bawang merah, sampai olahan ikan, seluruhnya kita turunkan harganya,” ujar Bupati.

Paramitha menambahkan, pasar murah serupa akan digelar merata di seluruh kecamatan. “Harapannya, langkah ini bisa menahan gejolak harga menjelang akhir tahun,” lanjutnya.

Dukungan juga datang dari Bulog Pekalongan. Wakil Pimpinan Cabang Bulog, Wahyu Tri Utomo, mengatakan Bulog mendapat mandat dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk menyalurkan bantuan pangan akhir tahun.

“Untuk Oktober dan November, ada 208.940 penerima bantuan pangan, masing-masing mendapat dua kantong beras dan empat liter minyak. Menyambut Tahun Baru, kami juga melaksanakan gerakan pangan murah bekerja sama dengan dinas terkait serta TNI–Polri,” jelas Wahyu.

Ia memastikan stok beras Bulog aman, mencapai 73.140 ton, yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga delapan bulan ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *