Beritakota.id, Jakarta – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam kembali mengalami koreksi signifikan pada Kamis, 8 Januari 2026. Setelah sempat melonjak pada hari sebelumnya, harga emas Antam tercatat turun Rp 14.000 per gram, kini berada di level Rp 2.570.000 per gram. Penurunan ini memicu kewaspadaan di kalangan investor yang sebelumnya menikmati rekor harga tertinggi (ATH) yang dicapai pada 27 Desember 2025 di angka Rp 2.605.000 per gram.

Harga beli kembali atau buyback emas Antam pun ikut terpengaruh, turun Rp 14.000 menjadi Rp 2.426.000 per gram pada hari yang sama. Perlu diingat, transaksi jual kembali emas batangan dengan nilai di atas Rp 10 juta akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 1,5% bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3% bagi non-NPWP. Sementara itu, pembelian emas batangan juga dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% bagi pemegang NPWP dan 0,9% bagi non-NPWP.

Fluktuasi harga emas ini menunjukkan dinamika pasar yang perlu dicermati. Investor disarankan untuk terus memantau perkembangan ekonomi global dan kebijakan moneter yang dapat memengaruhi pergerakan harga emas di masa mendatang.

Analisis mendalam terhadap faktor-faktor fundamental dan teknikal akan menjadi kunci dalam mengambil keputusan investasi yang tepat di tengah ketidakpastian pasar.

Berikut adalah harga pecahan emas batangan – belum termasuk pajak – yang tercatat di laman Logam Mulia Antam (ANTM) pada Kamis (8/1/2026):

– Emas Antam 0,5 gram: Rp 1.335.000
– Emas Antam 1 gram: Rp 2.570.000
– Emas Antam 2 gram: Rp 5.080.000
– Emas Antam 3 gram: Rp 7.595.000
– Emas Antam 5 gram: Rp 12.625.000
– Emas Antam 10 gram: Rp 25.195.000
– Emas Antam 25 gram: Rp 62.862.000
– Emas Antam 50 gram: Rp 125.645.000
– Emas Antam 100 gram: Rp 251.212.000
– Emas Antam 250 gram: Rp 627.765.000
– Emas Antam 500 gram: Rp 1.255.320.000
– Emas Antam 1.000 gram: Rp 2.510.600.000

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *