Beritakota.id, Jakarta – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam kembali mengalami penurunan signifikan pada perdagangan Senin (11/5/2026).
Berdasarkan data resmi dari Logam Mulia Antam, harga emas Antam turun Rp20.000 menjadi Rp2.819.000 per gram dibanding perdagangan sebelumnya.
Penurunan tersebut memperpanjang tren koreksi harga emas setelah sebelumnya pada Jumat (8/5/2026) harga logam mulia itu juga terkoreksi Rp1.000 ke posisi Rp2.839.000 per gram.
Meski mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir, secara tahunan harga emas Antam masih mencatat kenaikan cukup tinggi sepanjang 2026. Pada awal Januari 2026, harga emas Antam tercatat berada di level Rp2.488.000 per gram.
Dengan demikian, harga emas Antam hingga Mei 2026 masih menguat sekitar 14 persen dibanding awal tahun.
Sementara itu, rekor harga tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) emas Antam terjadi pada 29 Januari 2026 yang mencapai Rp3.168.000 per gram.
Tak hanya harga jual, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam juga ikut turun. Pada perdagangan hari ini, harga buyback terkoreksi Rp18.000 menjadi Rp2.626.000 per gram.
Dalam transaksi buyback, pemerintah menerapkan ketentuan pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017.
Penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nominal di atas Rp10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP.
Selain itu, pembelian emas batangan juga dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP.
Berikut rincian harga emas Antam per Senin, 11 Mei 2026:
- 0,5 gram: Rp1.459.500
- 1 gram: Rp2.819.000
- 2 gram: Rp5.578.000
- 3 gram: Rp8.342.000
- 5 gram: Rp13.870.000
- 10 gram: Rp27.685.000
- 25 gram: Rp69.087.000
- 50 gram: Rp138.095.000
- 100 gram: Rp276.112.000
- 250 gram: Rp690.015.000
- 500 gram: Rp1.379.820.000
- 1.000 gram: Rp2.759.600.000
Pergerakan harga emas Antam masih dipengaruhi dinamika pasar global, nilai tukar rupiah, serta sentimen ekonomi internasional yang memengaruhi permintaan aset safe haven.

