Beritakota.id, Jakarta Menyambut arus mudik Lebaran 2026, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) memperkuat layanan di jalan tol dengan menghadirkan 189 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan kelancaran perjalanan pemudik, khususnya pengguna kendaraan listrik, yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa kesiapan mudik tidak hanya bergantung pada kualitas jalan, tetapi juga fasilitas pendukung yang memadai di sepanjang jalur utama.

“Kami memastikan infrastruktur jalan nasional dalam kondisi laik dilalui. Namun, kesiapan rest area sebagai tempat beristirahat juga menjadi faktor penting bagi kenyamanan dan keselamatan pemudik,” ujarnya. Sebaran SPKLU tersebut mencakup jalur strategis di Pulau Jawa dan Sumatera. Di Tol Trans Jawa, tersedia 152 unit SPKLU yang tersebar di 73 rest area, mulai dari ruas Tol Tangerang–Merak hingga Tol Pandaan–Malang.

Baca juga: One Way Diberlakukan di Tol Trans Jawa, Arus Mudik dari Jakarta Lancar

Sementara di Tol Trans Sumatera, terdapat 37 unit SPKLU di 27 rest area, yang mencakup ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar hingga Tol Pekanbaru–Dumai.

Kehadiran SPKLU ini memberikan kepastian bagi pemudik pengguna kendaraan listrik untuk melakukan perjalanan jarak jauh tanpa khawatir kehabisan daya, sekaligus mendorong adopsi transportasi ramah lingkungan.

Selain itu, pemerintah juga memastikan kesiapan 136 rest area di seluruh ruas tol operasional di Indonesia. Fasilitas yang tersedia meliputi SPBU, area parkir luas, toilet, tempat ibadah, pusat kuliner, hingga ruang istirahat.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama puncak arus mudik, Kementerian PU juga menyiapkan 15 rest area fungsional yang dapat dioperasikan secara situasional guna mengurai kepadatan.

Beberapa rest area yang telah siap digunakan antara lain di ruas Tol Sigli–Banda Aceh KM 37+000 A/B, Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat KM 99+800 A/B, serta Tol Semarang–Solo KM 439+000 A dan KM 444+000 B yang telah dilengkapi fasilitas tambahan seperti bengkel, pos kesehatan, ruang laktasi, hingga ATM center.

Sementara itu, sejumlah rest area lain disiapkan secara bertahap, seperti di ruas Tol Palembang–Betung KM 71+000 A/B dengan progres hampir rampung, serta rest area sementara di ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) KM 77B yang memanfaatkan eks gerbang tol.

Melalui penguatan layanan jalan tol, optimalisasi rest area, serta perluasan jaringan SPKLU, pemerintah berharap mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan nyaman. Upaya ini juga menjadi bagian dari transformasi menuju sistem transportasi nasional yang berkelanjutan dan rendah emisi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *