Beritakota.id, Brebes – Inovasi layanan ketenagakerjaan milik Pemerintah Kabupaten Brebes, Yuh Ngasab Lur, meraih penghargaan dalam kategori Pelaporan Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2025.

Penghargaan diserahkan bersamaan dengan Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) Kabupaten Brebes di Ruang Lantai 5 Gedung KPT Brebes, Selasa, (12 /5/2026).

Penghargaan diterima langsung oleh Warsito Eko Putro, inovator sekaligus mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Brebes.

Warsito menjelaskan, Yuh Ngasab Lur bukan sekadar portal informasi lowongan kerja.

Eko Warsito menjelaskan program ini dirancang sebagai ekosistem ketenagakerjaan yang mengintegrasikan berbagai layanan mulai dari informasi lowongan, pelatihan keterampilan, program pemagangan, hingga konsultasi ketenagakerjaan.

“Yuh Ngasab Lur hadir untuk mendekatkan kebutuhan dunia usaha dengan para pencari kerja. Harapannya, masyarakat Brebes memiliki akses yang lebih luas terhadap peluang kerja dan mampu meningkatkan daya saingnya,” ujar Warsito.

Relevansi inovasi ini, kata Warsito, semakin mendesak seiring rencana beroperasinya Kawasan Industri Brebes (KIB) dan Kawasan Peruntukan Industri Brebes (KPIB). Kedua kawasan industri itu dinilai akan membuka lapangan kerja dalam skala besar bagi warga setempat.

“Ini menjadi peluang besar bagi tenaga kerja lokal. Karena itu, generasi muda harus mempersiapkan diri agar mampu bersaing dan mengambil peran dalam pertumbuhan industri di daerah,” kata dia.

Mewakili Bupati Brebes, Asisten Sekretaris Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Ineke Tri Sulistyowati, menyebut ajang Krenova tahun ini diikuti oleh 53 karya inovasi dari berbagai kalangan, mulai pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

“Hal ini menunjukkan potensi kreativitas masyarakat Brebes terus tumbuh dan berkembang,” ujar Ineke.

Ia mendorong agar inovasi yang lahir dari Krenova tidak berhenti pada seremoni penghargaan. Seluruh perangkat daerah, kata Ineke, diharapkan aktif membangun ekosistem inovasi yang berkelanjutan.

“Inovasi harus menjadi budaya kerja yang hidup dan berkelanjutan demi kemajuan Kabupaten Brebes,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *