Beritakota.id, Jakarta – Perhelatan Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 resmi ditutup di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (12/7/2026), setelah berlangsung selama 32 hari sejak 11 Juni hingga 12 Juli 2026. Pameran multiproduk terbesar, terlengkap, dan terlama di Asia Tenggara itu menorehkan capaian signifikan dengan 6,1 juta pengunjung serta nilai transaksi mencapai Rp8,2 triliun.
Direktur Utama sekaligus Ketua Umum Panitia Jakarta Fair 2026, Dr. (H.C.) Dra. S. Hartati Murdaya, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, mitra, dan masyarakat yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan Jakarta Fair tahun ini.
“Selama gelaran Jakarta Fair Kemayoran 2026, total jumlah pengunjung mencapai 6,1 juta orang. Sementara nilai transaksi yang tercipta selama pameran mencapai Rp8,2 triliun,” ujar Hartati dalam sambutan penutupan.
Baca Juga: Jakarta Fair 2026 Diserbu 1,5 Juta Pengunjung dalam Sepekan
Mengusung tema “Jakarta Fair sebagai Wadah Pameran Multiproduk, Hiburan dan Pertemuan Bisnis untuk Mendorong Perdagangan serta Investasi dari UMKM hingga Industri Nasional dan Internasional”, penyelenggaraan tahun ini juga membawa subtema “Marilah Kita Bersatu dan Berkolaborasi dalam Membangun Ekonomi Nasional yang Semakin Kuat demi Terwujudnya Indonesia Maju dan Indonesia Emas.”
Sebanyak 2.800 perusahaan berpartisipasi dengan 1.800 stan tenant, meningkat dibanding penyelenggaraan sebelumnya. Komposisi peserta terdiri atas 55 persen sektor swasta dan 45 persen pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Hartati menilai tingginya partisipasi tersebut menunjukkan Jakarta Fair tetap menjadi platform strategis untuk memperkuat promosi produk nasional sekaligus menggerakkan perekonomian.
Baca Juga: Top 10 Finalis Miss Jakarta Fair 2026 Siap Rebut Mahkota
“Bangkitnya perekonomian nasional tidak lepas dari peran para peserta dan pengunjung Jakarta Fair yang telah memberikan dampak positif bagi pelaku usaha dalam mempromosikan produk-produk unggulannya,” katanya.
Selain menjadi ajang promosi produk, Jakarta Fair juga dinilai memiliki peran penting dalam pengembangan industri Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) di Indonesia.
Penyelenggaraan pameran ini turut membuka peluang kerja, memperkuat identitas budaya, serta meningkatkan daya saing produk lokal melalui inovasi yang berkelanjutan.
Baca Juga: Rumah Indofood Jadi Magnet Baru Jakarta Fair 2026
Jakarta Fair 2027 Siap Lebih Besar
Marketing Director JIEXPO, Ralph Scheunemann, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah untuk menyambut penyelenggaraan Jakarta Fair 2027 yang bertepatan dengan momentum 500 Tahun Kota Jakarta.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pembangunan hall baru seluas sekitar 25.000 meter persegi, sehingga kapasitas area pameran meningkat sekitar 35 hingga 40 persen.
“Kami akan melakukan banyak terobosan bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menyukseskan perayaan 500 tahun Kota Jakarta. Tahun depan juga akan ada penambahan hall baru sehingga Jakarta Fair menjadi lebih besar dan lebih meriah,” ujar Ralph.
Hartati berharap Jakarta Fair 2027 dapat menghadirkan penyelenggaraan yang lebih baik sekaligus memperkuat posisi Jakarta Fair sebagai ajang promosi perdagangan dan hiburan terbesar di Asia Tenggara.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Jakarta Fair 2026. Sampai jumpa pada Jakarta Fair 2027 dalam rangka menyambut lima abad Kota Jakarta,” tutupnya.

