Beritakota.id, Jakarta – Menjelang puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada pekan ketiga Ramadan, KAI Logistik mengimbau masyarakat untuk memperhatikan prosedur keamanan saat mengirim sepeda motor ke kampung halaman. Imbauan ini disampaikan untuk memastikan kendaraan tetap aman selama proses distribusi sekaligus mendukung kelancaran mobilitas pemudik setibanya di kota tujuan.
VP Corporate Secretary KAI Logistik, Dwi Wulandari, mengatakan layanan pengiriman sepeda motor kini semakin diminati masyarakat sebagai solusi perjalanan mudik yang lebih aman dan nyaman.
“Pengiriman sepeda motor menjadi salah satu alternatif yang banyak dipilih pemudik. Dengan mengirim kendaraan lebih dulu, masyarakat bisa melakukan perjalanan menggunakan moda transportasi yang lebih aman seperti kereta api tanpa harus menempuh perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor yang berisiko menimbulkan kelelahan,” ujar Dwi.
Menurutnya, keberadaan sepeda motor di kota tujuan tetap membantu mobilitas masyarakat selama berada di kampung halaman atau saat kembali ke kota tempat bekerja.
Baca juga: Lonjakan Permintaan FMCG Dorong KAI Logistik Perbesar Kapasitas Angkut Kontainer
Pengiriman Motor Mulai Meningkat
Memasuki pekan kedua Ramadan, tren pengiriman sepeda motor melalui layanan KAI Logistik menunjukkan peningkatan. Tercatat sekitar 2.300 unit sepeda motor telah didistribusikan, naik sekitar 5 persen dibandingkan pekan pertama Ramadan yang mencapai 2.217 unit.
Perseroan memperkirakan jumlah tersebut masih akan terus bertambah seiring mendekatnya masa puncak arus mudik pada pekan ketiga Ramadan.
Tingginya minat masyarakat terhadap layanan ini juga terlihat pada musim mudik tahun lalu. Saat itu, lebih dari 6.600 unit sepeda motor berhasil didistribusikan oleh KAI Logistik baik pada periode arus mudik maupun arus balik.
Beberapa kota tujuan favorit pengiriman sepeda motor antara lain Yogyakarta, Surakarta, serta kota besar lainnya seperti Surabaya, Jakarta, dan Bandung.
Perhatikan Persiapan Kendaraan
Seiring meningkatnya jumlah pengiriman sepeda motor, KAI Logistik mengingatkan pelanggan untuk memastikan kendaraan yang akan dikirim telah dipersiapkan dengan baik.
Salah satu langkah penting yang perlu dilakukan adalah mengosongkan tangki bahan bakar guna meminimalkan potensi risiko selama proses pengiriman. Selain itu, pelanggan juga disarankan melepas aksesori tambahan yang berpotensi rusak serta melakukan pengemasan tambahan agar kendaraan tetap terlindungi selama distribusi.
Pelanggan juga dianjurkan melakukan pengecekan kondisi sepeda motor sebelum proses pengiriman serta mencatat kondisi kendaraan sebagai bagian dari prosedur serah terima.
Selain itu, pemanfaatan perlindungan asuransi dengan premi terjangkau sekitar 0,12 persen dinilai menjadi langkah penting untuk memberikan jaminan keamanan tambahan selama proses pengiriman berlangsung.
Layanan Digital Permudah Pengiriman
Untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan, KAI Logistik juga menyediakan layanan pemesanan pengiriman melalui aplikasi digital KAI Logistik TRAX.
Melalui aplikasi tersebut, pelanggan dapat memesan layanan penjemputan sepeda motor langsung dari rumah, melakukan pembayaran digital, hingga memantau proses pengiriman secara real time hingga kendaraan tiba di alamat tujuan.
“Melalui aplikasi ini, pelanggan dapat mengelola pengiriman dengan lebih praktis, mulai dari layanan penjemputan, pembayaran hingga pelacakan pengiriman secara langsung,” kata Dwi.
Disarankan Kirim Motor Lebih Awal
KAI Logistik juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan pengiriman sepeda motor lebih awal guna menghindari kepadatan menjelang puncak arus mudik.
Dengan memanfaatkan layanan ini, masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan lebih aman dan nyaman menggunakan transportasi umum, namun tetap memiliki kendaraan pribadi yang bisa digunakan untuk beraktivitas saat berada di kampung halaman.
Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama musim mudik, pengiriman sepeda motor menjadi salah satu alternatif yang tidak hanya memberikan kemudahan, tetapi juga membantu meningkatkan keselamatan perjalanan dengan mengurangi risiko kelelahan akibat perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor. (Adv)

