Beritakota.id, Jakarta – PT Kereta Commuter Indonesia mencatat tren pertumbuhan signifikan jumlah pengguna sepanjang Triwulan I 2026. Total penumpang mencapai 86,8 juta orang atau meningkat 5,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Lonjakan mobilitas ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi massal, khususnya layanan Kereta Rel Listrik (KRL) di wilayah perkotaan.
Direktur Operasi dan Pemasaran KAI Commuter, Heri Siswanto, menyebut rata-rata volume penumpang harian di wilayah Jabodetabek kini telah mencapai 983 ribu orang. “Pernah mencapai puncaknya di Hari Bhayangkara itu 1,2 juta pengguna. Ini capaian yang sangat luar biasa,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Tingginya jumlah penumpang mendorong KAI Commuter untuk melakukan ekspansi layanan. Perusahaan berencana menambah kapasitas melalui pengadaan armada baru serta peningkatan fasilitas di sejumlah stasiun dengan tingkat kepadatan tinggi.
Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan penumpang di tengah tren peningkatan mobilitas.
Tren kenaikan penumpang juga terlihat selama masa angkutan Lebaran 2026. KAI Commuter melayani lebih dari 24 juta pengguna atau naik 9 persen dibandingkan tahun 2025.
“Capaian tersebut melampaui target awal perusahaan yang diproyeksikan sebesar 22,4 juta pengguna. Rekor penumpang harian tercatat di sejumlah rute aglomerasi seperti Merak, Bandung, Jogja–Palur, hingga Surabaya,’’ ungkapnya.
Tambah 30 Trainset Baru
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Commuter tengah memfinalisasi pengadaan 30 trainset baru pada 2026. Penambahan armada ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas angkut sekaligus mengurangi kepadatan, terutama di jam sibuk.
Selain itu, penguatan infrastruktur stasiun juga menjadi fokus utama guna mendukung kelancaran operasional.
Dengan pertumbuhan yang konsisten, KRL semakin mengukuhkan posisinya sebagai tulang punggung transportasi massal di kawasan perkotaan. Efisiensi, keterjangkauan, dan ketepatan waktu menjadi faktor utama yang mendorong masyarakat beralih ke moda transportasi ini.

