Beritakota.id, Jakarta – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, telah
diselenggarakan acara Tarhib Ramadhan dan Launching Program “Ramadhan Abadi Bersama Al-Qur’an” di Hotel Sofyan Cut Meutia, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, (31/1/2026).

Peluncuran program “Ramadan Abadi Bersama Al-Qur’an” ini dimeriahkan dengan penampilan grup nasyid Snada yang menambah kekhidmatan suasana Tahrib Ramadhan.

Founder Metode Kauny Ustadz Bobby Herwibowo (Usbob) mengatakan bahwa program Ramadan Abadi merupakan program yang digagas Kauny.

Pihaknya ingin umat Muslim menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk meraih keabadian melalui amal saleh.

“Dari Kauny ingin menambah arti. Jadi buat para umat muslim, siapapun, bahwa jangan sampai Ramadan ini berlalu begitu saja. Akan ada keabadian yang bisa kita raih dengan amal-amal soleh,” kata Bobby.

“Ketika lagi Ramadan, kita bakal spending banyak. Spending buat konsumsi, spending buat pakaian, spending buat mudik, jalan-jalan, segala macam. Itu terus terjadi setiap Ramadan. Tapi kita belum menemukan arti. Yang kita ingin Ramadan ini, dia berjalan, dia akan menjadi energi yang abadi,” sambungnya.

Baca juga: Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Kampoeng Ramadan, Sajian Buka Puasa Nusantara Bernuansa Kekeluargaan

Bobby menuturkan program Ramadan Abadi Bersama Al-Qur’an merupakan sebuah inisiatif dari Kauny yang bertujuan agar semangat berinteraksi dengan Al-Qur’an tidak berhenti di bulan Ramadhan saja, namun terus berlanjut sepanjang tahun sebagai gaya hidup seorang muslim.

Bobby menjelaskan program tersebut dengan menghadirkan kelas online. Adapun pihaknya menggunakan metode Kauny dalam menghafal Al-Quran.

“Ini sudah berjalan tahun ketiga. Fokus programnya satu, untuk mendapatkan amal soleh itu tentu pakai ilmu kami dari kauni ini, mengadakan kelas online Nur Al-Quran. Jadi kelas online menghafal Al-Quran. Semua datang senyum. Itu setiap hari ada Ba’da Subuh, jam 05.00 sampai jam 06.00. Juga ada 07.30 sampai pukul 08.30. Lalu kemudian ada pukul 08.00 sampai pukul 09.00. Jadi boleh pilih,” ucap Bobby.

Lebih lanjut Bobby mengungkapkan, dalam program tersebut peserta tidak hanya menghafal, peserta juga dibimbing memahami makna, tajwid, hingga menuliskan ayat-ayat yang dihafalkan.

“Bukan sekadar membaca, tapi hafal, paham, bisa membaca dengan benar, dan menuliskan apa yang dihafal,” ucap Bobby.

Selain program pembelajaran Al-Qur’an, Bobby juga mengajak masyarakat untuk berwakaf dalam pembangunan Kauny Al-Qur’an University yang berlokasi di Cianjur, Jawa Barat. Kata Bobby, saat ini, Yayasan Wakaf Kauny telah mengelola lebih dari 50 pesantren tingkat SMP dan SMA yakni gratis untuk anak yatim dan dhuafa, dengan total santri mencapai puluhan ribu.

“Sekolahnya Kauny Quranic School lebih dari 500an jumlahnya. Santrinya 19.500. Nah sekarang kami sedang membangun Kauni Al-Quran University,” kata Bobby.

“Semua pesantren dan sekolah itu gratis dan kita sekarang naik ke universitas,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *