Beritakota.id, Jakarta – Maxim Indonesia, perusahaan penyedia layanan transportasi digital, menggelar diskusi panel dan dialog interaktif lintas pemangku kepentingan di Kantor Pusat Maxim Jakarta pada [Tanggal Acara]. Acara yang mengusung tema “Sinergi Ekosistem Transportasi Digital dan Inovasi untuk Ekonomi Indonesia yang Inklusif” ini bertujuan memperkuat kolaborasi Maxim dengan berbagai lembaga pemerintah dalam mendorong keberlanjutan ekosistem transportasi digital di Tanah Air.
Diskusi ini dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Koordinator Perekonomian RI, Kementerian UMKM, BPJS Ketenagakerjaan, serta mitra pengemudi Maxim. Kehadiran berbagai instansi ini menunjukkan komitmen bersama untuk merespons dinamika sektor transportasi digital yang terus berkembang pesat.
Dalam forum tersebut, Maxim menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi aktif dalam pembahasan regulasi transportasi daring, termasuk struktur tarif dan komisi, serta mendukung pengembangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Direktur Pengembangan Maxim Indonesia, Dirhamsyah, menekankan peran krusial transportasi daring dalam ekonomi digital nasional. “Melalui forum ini, kami berharap dapat memetakan perkembangan kebijakan, memahami, dan merumuskan kolaborasi antarsektor secara berkelanjutan,” ujar Dirhamsyah.
Ia menambahkan bahwa Maxim berkomitmen memberikan peluang lebih besar bagi mitra pengemudi untuk meningkatkan pendapatan dengan penerapan komisi aplikasi maksimal 15%, sekaligus menjaga tarif tetap terjangkau bagi pengguna.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Direktorat Angkutan Tidak Dalam Trayek Kementerian Perhubungan, Utomo Harmawan, menegaskan upaya pemerintah dalam menghadirkan regulasi yang terpadu dan inklusif. “Pemerintah akan terus berupaya menghadirkan regulasi yang inklusif untuk mewujudkan ekosistem yang stabil dan terus bertumbuh. Kami juga terbuka terhadap saran dan masukan dari seluruh pihak,” ungkap Utomo. Dialog ini menghasilkan kesepakatan penting akan perlunya sinergi jangka panjang antara pemerintah dan industri demi keseimbangan ekosistem transportasi digital dan perluasan manfaat ekonomi digital bagi masyarakat.

