Beritakota.id, Jakarta – Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, mengapresiasi Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) yang konsisten menyelenggarakan Pekan Tilawatil Qur’an (PTQ) yang telah memasuki usia ke-55 tahun.
Menurutnya, kemampuan RRI menjaga tradisi syiar Islam selama lebih dari setengah abad merupakan pencapaian luar biasa yang patut diapresiasi oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Pekan Tilawatil Qur’an LPP RRI yang sudah berlangsung 55 tahun. Luar biasa kemampuan RRI untuk mempertahankan sebuah tradisi yang ‘sangat meng-Indonesia’ ini perlu diberikan apresiasi,” ujar Menag di Jakarta, Sabtu (28/2/2025).
Baca juga: Rayakan HUT ke-79, RRI Komitmen Beri Penyiaran Berkualitas Kepada Publik
Menurutnya PTQ bukan sekadar kompetisi, melainkan “pesta rakyat” yang sangat menginspirasi.
Ia juga menyoroti pentingnya nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pemandu di tengah perubahan zaman yang serba cepat.
“Ini adalah salah satu pesta rakyat yang sangat menghibur dan sekaligus bisa memberikan inspirasi terhadap masyarakat kita untuk memperbaiki dan mempertahankan karakter,” ujarnya.
Dalam hal ini, Menag mengingatkan tantangan Indonesia sebagai bangsa besar yang berada di posisi silang dunia.
Menurutnya tanpa pegangan yang kuat, bangsa ini dikhawatirkan akan kehilangan arah.
“Dengan adanya Al-Qur’an sebagai karakter fundamental, bisa membentengi masyarakat kita dari berbagai macam godaan, maka diharapkan Indonesia akan lebih utuh, lebih tetap survive dengan nilai-nilai Al-Qur’an,”
Dalam hal ini, Nasaruddin juga menitipkan pesan mendalam bagi para peserta dan pemenang PTQ RRI.
Ia berharap ilmu dan kemampuan yang dimiliki para qari dan qariah dapat bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
“Kepada para pemenang, jangan hanya menang sendiri, tapi gunakan potensi yang dimiliki itu juga membiaskan kepintarannya kepada orang lain. Ajari teman-temannya, berbagi kepada rekan-rekannya, supaya kepintarannya juga ditularkan kepada yang lain. Dan di samping itu juga amalkan apa yang difavoritkan dalam dunia ini,” tukasnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Radio Republik Indonesia (RRI), Dr. I. Hendrasmo, M.A mengatakan bahwa Pekan Tilawatil Quran (PTQ) RRI ke-55 Tahun 2026 bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan bagian dari upaya membangun karakter generasi muda berbasis nilai-nilai Al-Quran.
Menurutnya pelaksanaan PTQ tahun ini memiliki makna mendalam karena berlangsung pada bulan suci Ramadan.
“Kegiatan ini sangat relevan dengan semangat Ramadan sebagai momentum untuk meneguhkan kembali komitmen kita menjadikan Al-Quran sebagai petunjuk hidup, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Hendrasmo.

