Beritakota.id, Jakarta – Kementrian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan terus mendorong percepatan pembangunan Hunian Sementara (Huntara) di kawasan bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
“Pemerintah akan benar-benar berupaya mempercepat proses pembangunan hunian sementara yang pada akhirnya adalah hunian-hunian tetap. Kita kawal terus progresnya,” ujar Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jakarta, Rabu (21/1/2026).
AHY menuturkan bahwa dirinya akan mengunjungi Aceh Barat dan Sumatera Utara pada Kamis (22/1/2026) untuk mengawal perkembangan pembangunan huntara.
“Besok pagi saya akan terbang kembali ke daerah bencana dari Sumatra Utara, selain itu akan melakukan perjalanan ke Aceh. Hunian sementara saat ini juga terus dibangun. Kami besok akan melihat hunian sementara dengan Kementerian Pekerjaan Umum,” tuturnya.
Baca juga: BNPB Targetkan Sekolah Terdampak Banjir Sumatera Beroperasi Januari 2026
AHY menegaskan pembangunan hunian sementara melibatkan berbagai kementrian.
“Semua terlibat Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian ATR/BPN karena terkait dengan lahannya dan juga tentu Danatara yang saya tahu juga terus berkontribusi membangun rumah-rumah hunian sementara yang pada akhirnya adalah hunian-hunian tetap,” tuturnya.
Dalam hal ini, AHY memastikan hunian sementara yang telah dibangun juga ditunjang dengan ketersediaan air bersih dan listrik.
“Kita akan memastikan besok bukan hanya ada atapnya, tapi juga dukungan air bersih, kemudian perkelangan alat listriknya. Zaman sekarang juga harus dipastikan komunikasi juga tidak terputus dan dukungan-dukungan domestik yang juga tidak boleh terhambat,” kata AHY.
“Kami besok juga selain Huntara, akan melihat fasilitas air bersih, kemudian jembatan yang putus yang sudah dibangun kembali, rumah ibadah termasuk juga puskesmas dan rumah sakit daerah,” pungkasnya.

