Beritakota.id, Jakarta – Aksi kemanusiaan yang dilakukan pekerja migran Indonesia Sugianto dalan menyelamatkan tujuh lansia dari kebakaran hutan dahsyat di Yeongdeok, Gyeongsang Utara mendapat apresiasi dari Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin.

Apresiasi dari Menteri P2MI disampaikannya saat menggelar video call yang disambunkan dengan Sugianto yang berada di Korea Selatan dan istri Sugianto, Indah yang berada di Indramayu, Jawa Barat.

“Terima kasih banyak, Ibu, juga Bapak Sugianto tetap ingat anak dan istri di tanah air. Doa dari istri selalu menyertai agar Bapak bekerja selamat dan sehat,” kata Mukhtarudin di Jakarta, Selasa (6/1/2026).

Istri Sugianto, Indah mengaku tinggal berdua dengan anak di Indramayu, tanpa orang tua.

“Alhamdulillah sudah punya rumah sendiri,” katanya bangga.

Baca juga: Krisis Politik Korea Selatan dan Prancis Membuat Harga Emas Tinggi

Sebagai bentuk apresiasi, Mukharuddin berjanji memberikan tabungan pendidikan untuk anak Sugianto yang berada di Indramayu.

“Nanti Kepala Balai BP3MI Jawa Barat akan koordinasi langsung dengan Ibu,” kata Menteri Muktarudin.

Mukhtarudin juga membahas perusahaan tempat Sugianto bekerja, menawarkan presentasi dan koordinasi untuk penempatan pekerja Migran lebih lanjut.

“Hubungan Indonesia-Korea Selatan sangat baik, jadi hal seperti ini tidak masalah,” tegas Mukhtarudin.

Kemudian, Sugianto menyampaikan permohonan langsung kepada Menteri P2MI agar memfasilitasi pimpinanan perusahaan untuk dibantu dalam pembuatan visa kunjungan ke Indonesia, guna untuk melihat perkembangan sektor fishing setiap tahun.

Dalam hal ini, Mukhtarudin langsung merespons positif. “Nanti Kementerian P2MI fasilitasi koordinasi, bila perlu kita buat study banding agar bisa saling berbagi pengalaman di sektor perikanan,” respon MenterI P2MI Mukhtarudin.

Selain itu, Sugianto juga berpesan kepada CPMI agar bekerja secara prosedural dengan kontrak kerja yang jelas.

“Dan khusus sektor fishing agar mempersiapkan mental dan tidak mudah menyerah dengan kondisi pekerjaan yang nanti akan dihadapi, jangan kabur sebelum selesai kontrak,” kata Sugianto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *