Beritakota.id, Jakarta – PT Pegadaian Kanwil Jakarta I menegaskan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik guna memudahkan masyarakat memiliki aset emas.

Melalui inovasi aplikasi Tring!, Pegadaian tidak hanya menawarkan fitur gadai emas, tetapi juga menyediakan kemudahan akses untuk deposito, cicilan, hingga tabungan emas yang bisa dimulai dari nominal sangat terjangkau, yaitu 0,01 gram.

Pemimpin PT Pegadaian Kanwil Jakarta I, Ahmad Zaenudin, menjelaskan bahwa emas memiliki peran penting sebagai aset *safe haven* yang dapat diandalkan di tengah ketidakpastian ekonomi dan inflasi. “Dalam sepuluh tahun terakhir, harga emas tercatat naik signifikan, dari Rp340 ribu per gram pada tahun 2010 menjadi Rp1 juta per gram di tahun 2021. Lonjakan serupa juga terlihat saat krisis ekonomi 1998 dan pandemi COVID-19,” ujar Ahmad saat acara gathering dengan media di Jakarta, Selasa.

Ia menambahkan, meskipun prediksi jangka panjang sulit dilakukan, emas cenderung menguat saat terjadi ketidakpastian global dan menjadi pilihan tepat untuk lindung nilai (*hedging*).

Kemudahan aksesibilitas emas melalui Pegadaian semakin diperkuat dengan aplikasi Tring!. “Emas mudah dibeli, disimpan, dirawat, dan dicairkan, baik melalui gadai untuk pinjaman maupun pembelian secara cicilan atau tabungan,” jelas Ahmad.

Dengan slogan “Tumbuh Berkelanjutan Mengemaskan Indonesia,” PT Pegadaian Kanwil Jakarta I yang meliputi wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Bekasi, dan Bogor, siap memberikan pelayanan maksimal untuk seluruh kebutuhan masyarakat terkait emas.

Selain fokus pada produk emas, PT Pegadaian Kanwil Jakarta I juga menunjukkan peran aktifnya dalam aspek environmental, social, governance (ESG). Inisiatif keberlanjutan ini meliputi keterlibatan dalam pertanian perkotaan, penanaman mangrove, pelepasan tukik, pelestarian terumbu karang, hingga dukungan terhadap bank sampah dan pemberdayaan desa binaan. Kolaborasi dengan perguruan tinggi melalui pendirian creative lounge juga terus dilakukan untuk meningkatkan edukasi produk Pegadaian, termasuk pemanfaatan aplikasi Tring! di kalangan generasi muda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *