Beritakota.id, Jakarta – Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) membentuk Satuan Tugas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Satgas Nataru) untuk menjamin keandalan pasokan energi bagi masyarakat selama masa libur akhir tahun.
Satgas yang meliputi wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten tersebut mulai aktif sejak 13 November 2025 hingga 11 Januari 2026.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Freddy Anwar, mengatakan bahwa seluruh personel dan sarana infrastruktur telah disiagakan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan BBM, LPG, dan Avtur.
“Mulai tanggal 13 November kemarin, Pertamina sudah memasuki kondisi satgas. Kita betul-betul standby dan melakukan build up stock agar masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan sebaik-baiknya,” ujar Freddy di Jakarta, Rabu (17/12/2026).
Baca juga: Bandara Soekarno-Hatta Siaga Penuh Hadapi Lonjakan Penumpang Libur Nataru 2025-2026
Ia memaparkan, wilayah JBB melayani kebutuhan energi di 41 kota/kabupaten yang berpotensi mengalami peningkatan permintaan selama periode Nataru. Untuk memperkuat layanan, Pertamina mengoperasikan:
1.626 SPBU, termasuk 427 SPBU siaga 24 jam
475 Pertashop
2.180 Agen LPG Siaga
208 SPBE dan 4 Terminal LPG
6 Fuel Terminal dan 5 DPPU Avtur
61 mobil tangki stand by sebagai cadangan suplai
Selain itu, Pertamina menghadirkan 11 titik layanan BBM & Kiosk Pertamina Siaga, motorist BBM, layanan delivery Bright Gas, serta Serambi MyPertamina di jalur tol, rest area, dan destinasi wisata utama.
Freddy menjelaskan bahwa langkah antisipatif dilakukan sejak H-14, termasuk penambahan modular tank, mobile storage, peningkatan stok BBM dan LPG, hingga inspeksi kelayakan sarfas dan kesehatan awak mobil tangki.
“Kami berkomitmen memastikan pasokan energi aman dan layanan kepada masyarakat tetap optimal selama Nataru,” tegasnya.
Dari sisi layanan konsumen, Pertamina juga menghadirkan berbagai promo melalui MyPertamina, program pelumas, Bright Store, hingga diskon Avtur di bandara tertentu.
Menjelang libur Nataru tahun ini, Freddy menyebut potensi gangguan cuaca ekstrem masih menjadi perhatian. Pertamina telah berkoordinasi dengan BNPB dan BMKG untuk mengantisipasi jalur distribusi yang rawan longsor di wilayah Sukabumi, Subang, dan Garut jika terjadi hujan lebih dari tiga jam.
“Pertamina terus berkomunikasi dengan stakeholder terkait untuk memastikan jalur distribusi aman,” katanya.
Untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi seputar layanan dan lokasi SPBU, Satgas Pertamina Patra Niaga Regional JBB mengaktifkan layanan Pertamina Call Center 135 selama 24 jam.
“Layanan ini didukung operator terlatih untuk memastikan respons cepat menghadapi lonjakan permintaan agar libur akhir tahun tetap aman dan pasokan energi terjaga,” pungkas Freddy.

