Beritakota.id, Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui Divisi Humas menunjukkan komitmen kuatnya dalam pemulihan pasca-bencana dengan membangun ratusan sumur bor di berbagai wilayah terdampak. Hingga kini, sebanyak 249 dari total rencana 569 titik sumur bor telah berhasil terealisasi di tiga provinsi, menyediakan akses vital terhadap air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan.
Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Karopenmas Divhumas Polri, menjelaskan bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan bagian dari upaya nyata Polri untuk memastikan ketersediaan air bersih yang berkelanjutan.
“Ini adalah langkah strategis kami untuk membantu masyarakat agar tidak kesulitan mendapatkan air bersih, terutama setelah bencana,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo.
Provinsi Aceh menjadi yang terbanyak dalam realisasi, dengan 171 titik sumur bor telah selesai dibangun, 167 di antaranya sudah aktif. Khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang, 132 sumur bor aktif telah beroperasi, melebihi target khusus yang ditetapkan.
Sumatera Utara juga telah menyelesaikan seluruh 30 titik sumur bor yang direncanakan, sementara Sumatera Barat telah merealisasikan 48 dari 150 titik target. Polri terus berupaya mempercepat pembangunan di titik-titik yang masih dalam proses demi manfaat optimal bagi masyarakat.

