Beritakota.id, Jakarta – Kondisi geopolitik global yang terus bergejolak dinilai menjadi tantangan serius bagi Indonesia dalam menjaga ketahanan energi nasional. Ketergantungan terhadap impor energi dinilai masih menjadi titik rawan yang dapat memengaruhi stabilitas pasokan energi domestik.

Situasi tersebut menjadi salah satu fokus utama dalam IPA Convention and Exhibition 2026 atau IPA Convex 2026 yang akan digelar pada 20–22 Mei 2026 di ICE BSD City.

Mengusung tema “50 Years of Energy Partnership: Shaping the Next Era for Advancing Growth”, ajang tahunan yang diselenggarakan Indonesian Petroleum Association (IPA) itu menjadi momentum penguatan kolaborasi pemerintah dan pelaku industri dalam mendorong produksi migas nasional serta mempercepat eksplorasi energi domestik.

Direktur Eksekutif IPA, Marjolijn Wajong, mengatakan gejolak geopolitik global saat ini memperlihatkan betapa rentannya rantai pasok energi dunia.

“Indonesia perlu mengantisipasi kondisi ini dengan memperkuat produksi energi dalam negeri agar tidak terlalu bergantung pada impor,” ujar Marjolijn dalam konferensi pers Road to IPA Convex 2026 di Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Baca Juga: Buka IPA Convex 2023, Menteri Arifin Sebut 15 Proyek CCS Akan Kurangi 25 Juta Ton CO2

Lebih dari 50 Persen Cekungan Migas Belum Dieksplorasi

Menurut Marjolijn, Indonesia masih memiliki peluang besar untuk meningkatkan produksi minyak dan gas bumi nasional. Ia menyebut lebih dari 50 persen cekungan migas di Indonesia hingga kini belum dieksplorasi.

Namun, sebagian besar potensi tersebut berada di wilayah timur Indonesia dan kawasan laut dalam yang membutuhkan teknologi tinggi serta investasi besar.

Ia menilai tantangan industri hulu migas tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga tingginya risiko eksplorasi dan kebutuhan investasi jangka panjang.

Karena itu, kepastian hukum, kebijakan fiskal yang kompetitif, dan percepatan perizinan dinilai menjadi faktor penting untuk menarik investor masuk ke sektor energi nasional.

“Penemuan cadangan baru menjadi kunci. Tidak cukup hanya mengandalkan proyek yang sudah berjalan. Dibutuhkan eksplorasi yang lebih agresif serta kolaborasi erat antara pemerintah dan industri,” katanya.

IPA Convex 2026 Hadirkan 200 Exhibitor dan Forum Strategis

Ketua Panitia IPA Convex 2026, Teresita Listyani, mengatakan penyelenggaraan ke-50 tahun ini tidak hanya menjadi refleksi perjalanan panjang industri migas Indonesia, tetapi juga forum strategis membahas masa depan ketahanan energi nasional.

“IPA Convex menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, investor, akademisi, hingga generasi muda dalam mendukung ketahanan energi nasional,” ujarnya.

Teresita menjelaskan, IPA Convex 2026 akan menghadirkan lebih dari 200 exhibitor dan lebih dari 200 presentasi teknis yang membahas isu eksplorasi, teknologi energi, transisi energi, hingga investasi hulu migas.

Baca Juga: Diikuti 55 Negara, Prabowo Buka Pameran Pertahanan Indo Defence 2025

Rangkaian acara utama dijadwalkan dibuka oleh Presiden RI Prabowo Subianto bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Agenda utama meliputi penandatanganan kontrak strategis, laporan sektor energi, kunjungan VIP ke area pameran, hingga forum diskusi energi global.

IPA Convex 2026 juga mendapat dukungan dari berbagai perusahaan energi nasional dan internasional. Beberapa perusahaan besar yang menjadi sponsor antara lain PT Pertamina Hulu Energi, Mubadala Energy, bp Indonesia, MedcoEnergi, ExxonMobil Indonesia, hingga PETRONAS Indonesia.

Penyelenggara menilai dukungan tersebut menunjukkan tingginya komitmen industri energi terhadap penguatan sektor hulu migas Indonesia sekaligus menjadikan IPA Convex sebagai salah satu ajang industri energi terbesar di Asia Tenggara.

Selain konferensi dan pameran, IPA Convex 2026 juga menghadirkan berbagai forum seperti Plenary Session, Concurrent Session, dan Innovative Energy Solutions yang mempertemukan pemerintah, investor, perusahaan energi global, dan penyedia teknologi untuk membahas solusi menghadapi tantangan energi masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *