Beritakota.id, Jakarta – PSA Indonesia (PSA) memperkuat komitmennya dalam pengembangan masyarakat melalui kegiatan Festival Dari Hati yang digelar di Kalibaru, Jakarta Utara, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan yang merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial Project Hearts tersebut menghadirkan warga, mitra lokal, serta berbagai pemangku kepentingan dalam sebuah perayaan yang berfokus pada pendidikan, pengembangan generasi muda, dan pemberdayaan masyarakat.
Salah satu agenda utama dalam festival itu adalah penyerahan bantuan dana pendidikan kepada 90 pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA dari keluarga kurang mampu.
Melalui bantuan tersebut, PSA berharap para siswa dapat melanjutkan pendidikan dan lebih fokus dalam meraih cita-cita mereka.
PSA menilai akses pendidikan menjadi fondasi penting dalam menciptakan perubahan sosial dan pertumbuhan masyarakat yang berkelanjutan.
Sebagai operator pelabuhan global, PSA bekerja sama dengan berbagai mitra seperti PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Mitsui & Co., Ltd, dan Ocean Network Express Holdings, Ltd (ONE) dalam menjalankan Project Hearts.
Program tersebut mengusung pendekatan multipihak yang berfokus pada pengembangan generasi muda, dukungan pendidikan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Selain pendidikan, PSA juga kembali mendukung pengembangan generasi muda melalui olahraga. Dalam kegiatan Football Coaching Clinic bersama pelatih sepak bola nasional Indra Sjafri, para peserta menerima bantuan sepatu dan perlengkapan latihan sepak bola.
Melalui program tersebut, PSA ingin menanamkan nilai disiplin, kerja sama tim, dan ketangguhan kepada generasi muda sebagai bekal menghadapi masa depan.
Acara itu turut dihadiri sejumlah tokoh pemerintah dan industri, di antaranya Staf Khusus Ketua Dewan Ekonomi Nasional sekaligus Komisaris PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Jodi Mahardi, Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Hendra Hidayat, serta Direktur Hubungan Kelembagaan PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Hendri Ginting.
Dalam sambutannya, Jodi Mahardi menekankan pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia melalui kolaborasi lintas sektor.
“Upaya seperti ini penting untuk mempersiapkan generasi muda yang lebih siap dan berdaya saing. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat menghadirkan peluang yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Jodi.
Pernyataan tersebut dinilai sejalan dengan visi nasional dalam memperkuat pendidikan dan kesiapan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Bagi PSA, Festival Dari Hati merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Selain pendidikan dan pengembangan pemuda, kegiatan tersebut juga melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal yang memasarkan berbagai produk mereka selama festival berlangsung.
Regional CEO Southeast Asia PSA International, Nelson Quek, mengatakan pendidikan menjadi pintu pembuka peluang bagi masa depan generasi muda.
“Pendidikan membuka peluang bagi masa depan, dan setiap anak berhak mendapatkan kesempatan, dukungan, serta kepercayaan diri untuk mengembangkan potensinya. Melalui Project Hearts, PSA ingin mendukung generasi muda secara menyeluruh, baik melalui pendidikan maupun penguatan karakter seperti ketangguhan dan kemampuan beradaptasi dalam menghadapi perubahan,” kata Nelson Quek.
Ia menambahkan, PSA berharap investasi terhadap generasi muda hari ini dapat membantu menciptakan masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Direktur Hubungan Kelembagaan PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Hendri Ginting, menyambut baik kolaborasi bersama PSA dalam mendukung pengembangan masyarakat di sekitar wilayah pelabuhan.
“Pelindo menyambut baik kolaborasi bersama PSA dalam memajukan inisiatif masyarakat seperti Project Hearts. Kami meyakini bahwa pengembangan pelabuhan perlu berjalan seiring dengan kemajuan sosial masyarakat di sekitarnya,” ujarnya.
Festival Dari Hati menjadi bagian dari langkah PSA Indonesia dalam menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan sekaligus mendukung pembangunan ekonomi dan kualitas sumber daya manusia di Indonesia. (***)

