Beritakota.id, Jakarta – Kapolri Listyo Sigit Prabowo memastikan puncak arus balik Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 telah terlewati. Meski demikian, aparat kepolisian bersama sejumlah pemangku kepentingan tetap bersiaga untuk mengantisipasi pergerakan kendaraan yang masih menuju ibu kota.
Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta selama periode mudik dan arus balik mencapai 2.946.891 unit. Sementara itu, hingga Sabtu pagi, sebanyak 2.561.629 kendaraan tercatat telah kembali masuk ke Jakarta.
Kapolri menyampaikan bahwa kondisi arus lalu lintas secara umum masih terkendali. Namun, pengawasan tetap diperketat guna memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman hingga arus balik benar-benar usai. “Mudah-mudahan ini semua bisa terus kami jaga dan kelola, sehingga masyarakat yang melaksanakan mudik dan balik dapat menikmati perjalanan dengan aman dan sampai tujuan,” ujar Sigit.
Baca juga: Arus Balik Lebaran Dijaga Ketat! Kakorlantas Hentikan Truk Bandel di Tol Pejagan
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap disiplin dalam berkendara, termasuk mematuhi rambu lalu lintas serta menjaga kondisi fisik selama perjalanan. Faktor kelelahan, menurutnya, masih menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan saat arus balik.
Selain itu, pemudik diimbau untuk memanfaatkan informasi lalu lintas secara real-time guna menghindari kepadatan di sejumlah titik rawan. Pengaturan waktu perjalanan dan pemilihan rute alternatif dinilai dapat membantu mengurangi risiko kemacetan.
Pemerintah bersama aparat kepolisian dan instansi terkait akan terus melakukan pemantauan hingga situasi arus balik benar-benar kembali normal dalam beberapa hari ke depan.

