Beritakota.id, Bogor — Universitas Terbuka melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) EQUITY–LPDP resmi melaksanakan kegiatan Peresmian Rumah Baca Digital Desa Leuwikaret, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 13 Mei 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat bertajuk “Menjadikan Desa Leuwikaret sebagai Desa Digital yang Kuat di Sektor Pendidikan, Sosial Masyarakat, Ekonomi, dan Pertanian melalui Pengadaan Rumah Baca Digital.”
Program ini diketuai oleh Prof. Dr. Rhini Fatmasari, S.Pd., M.Sc., bersama tim dosen Universitas Terbuka yang terdiri atas Dr. Ade Imelda Frimayanti, M.Pd.I.; Dra. Yusrafiddin, M.Pd.; dan Dra. Rumtini, M.Ed., Ph.D.
Rumah Baca Digital diharapkan menjadi pusat literasi, pembelajaran masyarakat, serta penguatan transformasi digital desa yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Peresmian Rumah Baca Digital dilakukan secara langsung oleh Kepala Desa Leuwikaret Agus Salim dengan didampingi jajaran perangkat Desa Leuwikaret.
Baca juga: Dorong Minat Baca, Dinarpus Brebes Gelar Lomba Bertutur Siswa SD/MI
Kepala Desa Leuwikaret, Agus Salim mengapresiasi kontribusi Universitas Terbuka melalui program EQUITY–LPDP yang telah memberikan dukungan nyata bagi pengembangan literasi dan pendidikan masyarakat desa.
Menurutnya, Rumah Baca Digital bukan hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga menjadi ruang belajar bersama yang dapat memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi perkembangan era digital.

Ketua tim pengabdian masyarakat, Prof. Dr. Rhini Fatmasari, S.Pd., M.Sc., menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mendukung penguatan ekosistem desa digital melalui pendekatan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
Rumah Baca Digital diharapkan dapat menjadi media pembelajaran yang inklusif, mudah diakses, serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Desa Leuwikaret, baik pada sektor pendidikan, sosial masyarakat, ekonomi, maupun pertanian.
Melalui program ini, Universitas Terbuka berharap tercipta kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan masyarakat desa dalam membangun desa yang adaptif, mandiri, dan berdaya saing di era digital.
Diketahui kegiatan ini juga dihadiri oleh masyarakat Desa Leuwikaret, siswa dan guru dari MI Miftahul Ulum, MI Nurul Anwar, serta peserta didik dan guru TK Simbar Jaya. Kehadiran para peserta didik dan tenaga pendidik tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap penguatan budaya literasi dan pembelajaran berbasis digital di lingkungan desa.

