Jakarta – PT Capitalinc Investment Tbk (MTFN) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang kedua (Rapat Kedua) pada Senin, 29 Desember 2025. Sebelumnya RUPST emiten Bursa Efek Indonesia (BEI) itu dijadwalkan pada 12 Desember 2025, tetapi RUPST itu tidak dapat dilaksanakan karena tidak kuorum. Oleh sebab itu, manajemen Perseroan pada 15 Desember 2025 mengajukan izin untuk penyelenggaraan Rapat Kedua.

Rapat Kedua ini berhasil dilaksanakan karena dihadiri oleh para pemegang saham yang mencapai sekitar 41,645% dari total saham yang diterbitkan Perseroan di BEI. Hal itu dimungkinkan karena pelaksanaan Rapat Kedua ini dapat dilangsungkan jika sedikitnya dihadiri oleh 33,33% para pemegang saham Perseroan. Rapat Kedua ini dipimpin oleh Presiden Komisaris MTFN, Nicholas J. Whittle.

Nicholas mengemukakan, pendapatan bersih MTFN pada 2024 tercatat sebesar Rp531,108 miliar dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp486,210 miliar, atau naik sekitar 9,23%. Kenaikan ini berasal dari peningkatan volume penjualan gas yang dilakukan entitas anak perusahaan. Meski demikian, tipisnya peningkatan nilai pendapatan dari penjualan gas ini disebabkan oleh penurunan harga penjualan komoditas gas pada saat itu.

“Laporan keuangan Capitalinc Investment per 31 Desember 2024 secara konsolidasi telah disepakati dan disetujui oleh para pemegang saham dalam RUPS Tahunan hari ini. Dengan demikian, agenda ini sudah dapat diterima dengan baik oleh manajemen dan komisaris Perseroan,” papar Nicholas dalam keterangan resminya kepada Beritakota.id, Senin (29/12/2025).

Ke depan, Perseroan difokuskan untuk mencapai arus kas positif melalui pertumbuhan pendapatan dari layanan downstream, mengurangi defisit modal melalui penambahan ekuitas dari mitra strategis atau penawaran saham terbatas, serta meningkatkan profitabilitas melalui efisiensi biaya, hedging mata uang asing, dan penerapan teknologi digital.

Manajemen Perseroan akan tetap berkomitmen untuk bekerjasama dengan seluruh Pemegang Saham, Direksi, jajaran manajemen dan karyawan Perseroan serta seluruh pemangku kepentingan. Sinergi ini diharapkan dapat menghasilkan kinerja yang semakin baik dan memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh pihak di masa mendatang.

Sementara itu, demikian Nicholas, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari komitmen Perseroan untuk meningkatkan penerapan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik.

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan tidak hanya dipahami sebagai kewajiban kepatuhan, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi berkelanjutan Perseroan terhadap lingkungan dan masyarakat. Kehidupan bermasyarakat yang lebih baik senantiasa menjadi prioritas bagi Perseroan.

Sepanjang 2024, Perseroan terus melanjutkan peran aktifnya dalam mendukung kesehatan dan kebersihan lingkungan melalui berbagai inisiatif sosial yang mencerminkan komitmen Perseroan untuk berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Disamping itu, Perseroan juga berkontribusi dalam pengembangan pendidikan melalui program pemberian beasiswa sebagai bagian dari komitmen jangka panjang terhadap pembangunan sosial.

Pada RUPST ini, para pemegang saham juga menyetujui untuk memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk menetapkan besaran remunerasi dan tunjangan bagi Dewan Komisaris dan Direksi pada tahun 2025 dengan tetap memperhatikan masukan dari Komite Remunerasi dan mempertimbangkan kondisi keuangan Perseroan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *