Beritakota.id, Jakarta – Sejumlah insan pers Indonesia secara resmi mendeklarasikan pembentukan Sindikasi Media Network (SMN) sebagai wadah kolaboratif media profesional. Deklarasi ini digelar pada Jumat, 2 Januari 2026, di Queen’s Head Cafe, Kemang, Jakarta Selatan, sekaligus menandai lahirnya ekosistem sinergi baru dalam industri media nasional.

Deklarasi tersebut dibacakan oleh Wahyu Indrasto selaku Pembina Sindikasi Media Network. Momen ini menegaskan komitmen para pendiri dan pengusung SMN untuk membangun ruang kolaborasi media yang sehat, kredibel, dan berkelanjutan di tengah dinamika industri pers yang terus berkembang.

Baca juga :PWI Kota Depok Kecam Arogansi Oknum Ketua LBH yang Ancam dan Hina Profesi Wartawan

Dalam deklarasinya, para pendiri menyatakan bahwa SMN dibentuk sebagai platform sinergi yang mengintegrasikan fungsi media independen, advokasi informasi, serta kemitraan bisnis berkelanjutan. Kehadiran SMN diharapkan mampu menjadi jembatan antara kepentingan jurnalistik, kebutuhan publik akan informasi berkualitas, serta dunia usaha yang membutuhkan kanal komunikasi yang terpercaya.

Selain itu, Sindikasi Media Network juga dirancang sebagai pusat koordinasi strategis. Melalui wadah ini, produksi konten bersama, integrasi publikasi lintas media, advokasi isu-isu sosial, hingga fasilitasi hubungan profesional antara media dan pelaku usaha dapat dilakukan secara terarah dan kolaboratif.

“Melalui Sindikasi Media Network, kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi yang tidak hanya memperkuat posisi media, tetapi juga menciptakan hubungan yang sehat dan saling menguntungkan antara media, masyarakat sipil, dan dunia korporasi,” ujar Wahyu Indrasto usai pembacaan deklarasi.

SMN juga mengajak seluruh pemangku kepentingan—mulai dari mitra media, organisasi kemasyarakatan, masyarakat madani, hingga pelaku usaha untuk terlibat aktif dalam membangun ekosistem informasi yang kredibel, bertanggung jawab, serta memiliki nilai tambah sosial dan ekonomi.

Sementara itu, Ketua Umum Sindikasi Media Network, Arief Suharto, menegaskan bahwa kehadiran SMN bukan untuk menggantikan peran media yang telah ada, melainkan memperkuatnya melalui semangat kolaborasi.

“Kami percaya tantangan industri media saat ini tidak dapat dihadapi secara individual. Kolaborasi adalah kunci agar media tetap independen, profesional, dan berdaya secara ekonomi,” tegas Arief.

Deklarasi ini menjadi tonggak awal perjalanan Sindikasi Media Network sebagai himpunan insan pers Indonesia yang berkomitmen membangun masa depan media yang adaptif, berintegritas, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

“Semoga deklarasi ini mendapat dukungan luas dan membawa manfaat serta keberkahan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” demikian penutup deklarasi yang disampaikan atas nama para pendiri, pengusung, pendukung, dan penyantun Sindikasi Media Network. (Herman Effendi / Lukman Hqeem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *