Beritakota.id, Jakarta – Arkadia Works meraih Anugerah Avirama Nawasena 2026 kategori Innovation on Service for Sustainability yang diselenggarakan Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB). Penghargaan ini diberikan kepada institusi yang dinilai berkontribusi aktif dalam mendorong transformasi menuju ekonomi rendah karbon dan pertumbuhan inklusif di Indonesia.
Mengusung tema “Transforming Indonesia into a Green Economy & Inclusive Growth”, ajang ini menjadi pengakuan atas konsistensi Arkadia Works dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam praktik desain, konstruksi, hingga operasional bisnis sebagai perusahaan jasa desain dan konstruksi interior.
CEO Arkadia Works, Wiza Hidayat, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan yang ramah lingkungan dan berdampak sosial.
“Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen kami menghadirkan layanan desain dan konstruksi yang bertanggung jawab terhadap lingkungan, efisien dalam pemanfaatan sumber daya, serta memberi dampak sosial nyata. Kami berharap praktik ini dapat mendorong standar terbaik industri menuju masa depan Indonesia yang lebih berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, SBM ITB juga menganugerahkan Lifetime Achievement Award kepada Ignasius Jonan atas kontribusinya dalam kepemimpinan dan penguatan praktik keberlanjutan di Indonesia. Jonan menekankan pentingnya keteladanan dan orientasi manfaat dalam kepemimpinan.
Komitmen Arkadia Works terhadap konstruksi hijau tercermin dalam operasional perusahaan. Kantor pusatnya telah tersertifikasi EDGE Green Building dari International Finance Corporation (IFC) – World Bank, dengan capaian penghematan energi 23 persen, penghematan air 30 persen, serta penurunan embodied carbon material hingga 99 persen. Indeks Konsumsi Energi (IKE) gedung tercatat 95,93 kWh/m²/tahun dan masuk kategori efisien berdasarkan Permen ESDM No. 3 Tahun 2025.
Dalam pengelolaan limbah, lebih dari 99 persen atau 44,08 ton sampah operasional berhasil digunakan kembali dan didaur ulang sehingga tidak menjadi beban Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Arkadia juga mengembangkan konsep Artwork From Waste, yakni pemanfaatan material sisa konstruksi menjadi elemen desain bernilai tambah yang telah meraih penghargaan internasional, seperti Asia Pacific Property Awards 2025 dan A’Design Awards 2022.
Dari sisi portofolio, Arkadia Works telah menyelesaikan empat proyek bersertifikasi hijau. Melalui entitas subsidiarinya, Ecobuild, sebanyak 56 proyek telah menerapkan pendekatan bangunan ramah lingkungan.
Perusahaan juga mempertahankan sertifikasi ISO 45001:2018 Occupational Health & Safety dan mencatatkan nol kecelakaan kerja dalam total 2.143.514 jam kerja.
Pada aspek sosial, Arkadia Works menjalankan program Pro Bono Design untuk fasilitas publik seperti perpustakaan, klinik, dan taman batu, serta menyalurkan lebih dari 10 program beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu. Melalui gerakan #OneDeskOneTree, perusahaan telah menanam 4.396 pohon sebagai kontribusi terhadap pemulihan lingkungan.
Dengan pendekatan ESG yang terintegrasi sejak tahap desain hingga operasional, Arkadia Works terus mendorong transformasi industri desain dan konstruksi menuju praktik rendah karbon, efisien sumber daya, serta berdampak sosial positif. Penghargaan Anugerah Avirama Nawasena 2026 menjadi tonggak penting sekaligus penegasan komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi desain dan konstruksi yang inovatif dan berkelanjutan. (***)

