Beritakota.id, Bandung — Tren olahraga raket seperti tenis dan padel terus menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam dua tahun terakhir. Di Kota Bandung, fenomena ini terlihat dari menjamurnya fasilitas padel di berbagai titik kota hingga kawasan Bandung Raya. Sejumlah laporan media regional mencatat sedikitnya sembilan lapangan padel aktif telah beroperasi, dari pusat kota hingga wilayah penyangga.
Meningkatnya jumlah turnamen komunitas sejak 2025 semakin menegaskan bahwa olahraga ini bukan sekadar tren sesaat, melainkan telah membentuk ekosistem penggemar yang solid. Gaya hidup aktif berbasis komunitas kini menjadi bagian dari identitas baru masyarakat urban Bandung.
Fenomena tersebut melatarbelakangi kehadiran Tennis & Padel Matic di Graha Pos Indonesia. Berlokasi strategis di jantung Kota Bandung, kawasan ini dikelilingi perkantoran, pusat bisnis, serta area heritage yang memiliki mobilitas tinggi. Akses yang mudah membuat fasilitas ini potensial menjadi destinasi olahraga baru bagi pekerja kantoran maupun komunitas di akhir pekan.
Konsep “matic” yang diusung menghadirkan format permainan yang lebih sederhana dan inklusif. Jika tenis selama ini dikenal sebagai olahraga kompetitif dan padel masih terdengar asing bagi sebagian masyarakat, Tennis & Padel Matic menawarkan pengalaman bermain yang lebih santai. Pemain dapat langsung terlibat tanpa tekanan performa, tanpa harus memiliki latar belakang atlet, dan tanpa pengalaman panjang.
Baca juga: Hasil Sirnas Padel 2026 Jakarta: Dominasi Armando Sumarno hingga Kebangkitan Atlet Muda
Pendekatan ini dinilai selaras dengan karakter Bandung sebagai kota kreatif dan kota pelajar, di mana ruang interaksi sosial menjadi bagian penting dari aktivitas warganya. Olahraga tidak lagi sekadar kompetisi, tetapi juga wadah membangun jejaring, menjaga kesehatan fisik dan mental, serta memperkuat komunitas.
Chief Commercial Officer Pos Properti Indonesia, Aldhita Prayudhiputra, menjelaskan bahwa transformasi ruang di Graha Pos Indonesia merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan aset perusahaan di pusat kota.
“Kami berkomitmen untuk mengoptimalkan aset properti agar tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga nilai sosial. Kehadiran Tennis & Padel Matic di Graha Pos Indonesia adalah bagian dari upaya kami menghadirkan ruang yang produktif, relevan, dan mampu menjadi titik aktivitas baru bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pos Properti Indonesia membuka peluang kolaborasi bagi pelaku usaha, komunitas, maupun institusi yang ingin memanfaatkan lebih dari 2.900 aset strategis yang tersebar di seluruh Indonesia untuk kegiatan olahraga, bisnis kreatif, hingga event komunitas.
Tennis & Padel Matic di Graha Pos Indonesia dijadwalkan mulai beroperasi pada April mendatang. Kehadirannya diharapkan menjadi pilihan ruang aktivitas baru di pusat Kota Bandung, sekaligus memperkuat tren olahraga raket yang tengah berkembang pesat.
Dengan konsep permainan yang lebih segar dan energik, fasilitas ini siap menyambut pencinta tenis dan padel, termasuk masyarakat yang baru ingin mencoba olahraga raket dalam suasana yang lebih santai dan inklusif. (***)

