Beritakota.id, Brebes – Tiga remaja ditemukan terkapar di dua titik berbeda di jalur Pantura Kabupaten Brebes Tengah, Ahad dinihari, 17 Mei 2026.

Satu orang di antaranya tewas, sedangkan dua lainnya mengalami luka serius dan masih menjalani perawatan intensif.

Peristiwa itu diduga berkaitan dengan dugaan tawuran antarkelompok pemuda, namun polisi masih menyelidiki penyebab pasti kejadian tersebut.

Korban meninggal diketahui berinisial UH, 16 tahun, warga Desa Klampok, Kecamatan Wanasari. Ia merupakan pelajar di salah satu SMK swasta di Brebes.

Baca juga: Puting Beliung Terjang Brebes, 15 Rumah di Dukuhturi Rusak dan Pohon Tumbang

Sementara dua korban lainnya yakni IS, 20 tahun, warga Kecamatan Tanjung, dan MF, 19 tahun, warga Desa Klampok.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketiga korban ditemukan di dua lokasi berbeda di jalur Pantura Brebes.

UH dan IS ditemukan tergeletak di Jalan Raya Pantura Losari. Adapun MF ditemukan di Jalan Raya Tanjung dalam kondisi terluka.

MF mengalami luka diduga akibat senjata tajam di bagian punggung dan kini dirawat di Instalasi Gawat Darurat RSUD Brebes.

Sedangkan IS hingga Ahad malam dilaporkan belum sadarkan diri dan menjalani perawatan di RS Mutiara Bunda.

Jenazah UH kemudian dibawa ke RSUD Brebes untuk menjalani autopsi oleh tim Dokkes Polda Jawa Tengah pada Senin dinihari, (18/5/2026). Hingga berita ini ditulis, proses autopsi masih berlangsung.

Paman korban, Zainal Arifin, meminta aparat kepolisian segera mengusut kasus tersebut dan menangkap para pelaku yang terlibat.

“Harapan kami para pelaku bisa segera ditangkap, sebagai bentuk efek jera agar kasus serupa di Brebes tidak kembali terjadi,” kata Zainal di ruang pemulasaran RSUD Brebes, Senin dinihari.

Hingga berita ini diturunkan, kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab maupun kronologi peristiwa tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *