Beritakota.id, Jakarta – Timnas Indonesia membuka kiprah di ajang FIFA Series 2026 dengan hasil impresif. Skuad Garuda sukses menaklukkan Saint Kitts and Nevis dengan skor telak 4-0, sekaligus menjadi kemenangan perdana di bawah arahan pelatih anyar, John Herdman, sejak resmi menangani tim pada Januari 2026.
Kemenangan ini tak hanya menjadi awal positif bagi era kepelatihan Herdman, tetapi juga menunjukkan wajah baru permainan Timnas Indonesia yang lebih agresif, terorganisir, dan efektif dalam memanfaatkan peluang.
Sorotan utama dalam laga ini tertuju pada gelandang serang muda, Beckham Putra, yang tampil gemilang dengan mencetak dua gol cepat di babak pertama.
Gol pembuka lahir pada menit ke-15. Beckham memanfaatkan umpan terobosan matang dari Ole Romeny, lalu berlari dari tengah lapangan sebelum mengecoh lini pertahanan lawan dan menaklukkan kiper.
Tak butuh waktu lama, pada menit ke-25 Beckham kembali mencatatkan namanya di papan skor. Lagi-lagi, Romeny menjadi kreator serangan dengan umpan akurat yang diselesaikan sempurna oleh Beckham.
Dominasi Indonesia di babak pertama membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan, sementara Garuda terus menekan lewat kombinasi lini tengah yang solid.
Memasuki babak kedua, Indonesia tetap menjaga intensitas permainan. Meski sudah unggul, skuad Garuda terus mengambil inisiatif serangan.
Pada menit ke-51, giliran Ole Romeny yang mencetak gol setelah memanfaatkan bola liar hasil situasi sepak pojok. Gol ini semakin menegaskan kontribusi besarnya dalam laga, tak hanya sebagai kreator tetapi juga eksekutor.
Pelatih Herdman kemudian melakukan sejumlah rotasi yang terbukti efektif. Pemain pengganti Mauro Zijlstra mencetak gol keempat pada menit ke-75, memaksimalkan assist dari Joey Pelupessy melalui tembakan terarah ke sudut gawang.
Di sisi pertahanan, Indonesia tampil disiplin. Kiper Maarten Paes nyaris tak mendapat ancaman berarti sepanjang pertandingan.
Peluang terbaik Saint Kitts and Nevis datang pada menit ke-82 melalui Romaine Sawyers, namun tendangannya hanya membentur tiang gawang.
Indonesia bahkan sempat mencetak gol kelima melalui Yakob Sayuri, namun dianulir wasit karena posisi offside.
Skor 4-0 bertahan hingga laga usai, menandai start yang sangat menjanjikan bagi Timnas Indonesia di era kepemimpinan John Herdman.
Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia tengah berada di jalur yang tepat dalam membangun tim yang kompetitif di level internasional. Kombinasi pemain muda berbakat dan strategi pelatih baru mulai menunjukkan hasil nyata.
Dengan performa seperti ini, optimisme publik terhadap masa depan Timnas Indonesia pun kian meningkat—terutama dalam menghadapi turnamen-turnamen penting ke depan.

