Beritakota.id, Brebes – Warga Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, melakukan pengecoran jalan poros secara swadaya setelah akses tersebut terdampak tanah longsor di Dukuh Krajan.
Perbaikan dilakukan karena rencana relokasi jalan yang dijanjikan belum juga terealisasi, Sabtu, (25/4/ 2026). Pengecoran jalan dilakukan melalui gotong royong masyarakat dengan tujuan agar akses tersebut segera dapat digunakan kembali.
Anggaran perbaikan berasal dari iuran Warga dan bantuan donatur tanpa melibatkan anggaran pemerintah.
Koordinator lapangan kegiatan, Sopan, mengatakan pengerjaan jalan sepenuhnya berasal dari swadaya masyarakat.
“Pengerjaan ini tidak melibatkan pemerintah desa maupun daerah. Ini murni swadaya masyarakat Cilibur dan bantuan dari beberapa donatur,” ujarnya.
Menurut Sopan, perbaikan jalan menjadi kebutuhan mendesak untuk menunjang aktivitas ekonomi warga serta mobilitas pelajar. “Pengerjaan ini dilakukan demi kelangsungan perekonomian warga serta mobilitas anak sekolah. Sistem pengecoran ini merupakan hasil kesepakatan bersama warga,” kata dia.
Adapun jalan yang diperbaiki memiliki panjang sekitar 30 meter, lebar 2,5 meter, dan ketebalan hampir 20 sentimeter.
Untuk memperkuat konstruksi, warga menggunakan pondasi besi wiremesh dan kerangka bambu.
Sedangkan total anggaran yang terkumpul mencapai sekitar Rp300 juta yang berasal dari urunan warga dan donatur.
Warga berharap jalan tersebut segera dapat difungsikan secara optimal. Mereka juga meminta pemerintah segera menindaklanjuti rencana relokasi jalan permanen yang sebelumnya dijanjikan.
“Kami berharap pemerintah segera merealisasikan relokasi jalan permanen ini. Akses ini sangat vital bagi kehidupan sehari-hari,” ujar Sopan.

