Beritakota.id, Jakarta – WOW Group resmi memperkuat kapabilitas digitalnya melalui merger strategis antara MediaScience dan Eden, agensi digital yang dikenal memiliki keahlian dalam influencer marketing, campaign strategy, serta komunikasi berbasis budaya. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjawab kebutuhan brand yang semakin kompleks di tengah perubahan lanskap digital yang berlangsung sangat cepat.
Perkembangan platform digital dan perubahan perilaku konsumen telah mendorong brand untuk tidak hanya fokus pada penciptaan awareness atau viralitas, tetapi juga mengedepankan strategi pemasaran yang mampu menghasilkan dampak bisnis secara nyata dan terukur.
Melalui penggabungan ini, WOW Group menyatukan kekuatan MediaScience di bidang digital media buying, media planning, dan performance marketing dengan kompetensi Eden dalam influencer marketing terintegrasi, strategi kampanye, serta pengembangan komunikasi digital berbasis budaya dan komunitas.
Didirikan pada 2020, Eden berkembang pesat dengan menangani lebih dari 30 brand aktif dari berbagai sektor industri, mulai dari telekomunikasi, e-commerce, nutrisi, personal care, home appliance, otomotif, hingga fast moving consumer goods (FMCG). Didukung lebih dari 30 profesional dengan pengalaman gabungan selama 36 tahun, Eden dikenal melalui pendekatan yang mengombinasikan kreativitas, pemahaman budaya lokal, dan pemanfaatan data untuk menciptakan kampanye digital yang efektif.
Salah satu keunggulan Eden terletak pada model influencer marketing yang memberikan akses langsung kepada para Key Opinion Leader (KOL) tanpa perantara. Pendekatan ini memungkinkan proses kerja yang lebih efisien sekaligus membantu brand menjangkau audiens secara lebih tepat melalui berbagai kategori kreator, mulai dari celebrity influencer, micro influencer, nano influencer, hingga community-based creators.
Baca juga: Niagahoster Berikan Solusi Bagi Pebisnis Melalui Digital Marketing Funnel
Kemampuan tersebut didukung oleh Influencer IQ, sistem database KOL milik Eden yang memungkinkan pemetaan influencer berdasarkan relevansi, performa, serta kontribusinya terhadap tujuan kampanye. Dengan pendekatan berbasis data ini, proses seleksi talent dapat dilakukan secara lebih presisi sehingga menghasilkan kinerja kampanye yang optimal bagi brand.
Pascamerger, Eden akan dipimpin oleh Marcia Julia sebagai Chief Executive Officer (CEO). Sepanjang karier profesionalnya, Marcia telah menangani berbagai kampanye viral dan peraih penghargaan untuk beragam brand lintas industri, mulai dari FMCG, telekomunikasi, hingga event internasional seperti Asian Games.
Marcia menegaskan bahwa penggabungan kedua perusahaan ini tidak hanya memperkuat kapabilitas agensi, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar bagi brand untuk mendapatkan solusi komunikasi yang menyeluruh dan terintegrasi.
“Konsumen saat ini bergerak sangat cepat mengikuti kultur dan percakapan digital yang terus berubah. Karena itu, brand membutuhkan pendekatan yang tidak hanya kreatif, tetapi juga relevan secara budaya dan terukur secara bisnis. Dengan menggabungkan kekuatan kreativitas, influencer, media, dan performance dalam satu ekosistem, kami ingin membantu brand membangun koneksi yang lebih kuat dengan audiens sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” ujar Marcia, Selasa (2/6).
Mengusung credo “Influence That Matters” dan semangat #CumaEdenYangBisa, Eden akan beroperasi sebagai digital creative performance agency di bawah naungan WOW Group. Kehadirannya di dalam ekosistem WOW Group diharapkan mampu menghadirkan solusi pemasaran digital yang lebih komprehensif, relevan, dan berdampak bagi pertumbuhan bisnis klien di tengah persaingan industri yang semakin dinamis.
Merger ini sekaligus menegaskan komitmen WOW Group dalam memperkuat transformasi digital dan menghadirkan layanan komunikasi pemasaran yang terintegrasi, mulai dari strategi, kreativitas, influencer marketing, media, hingga performance marketing dalam satu ekosistem yang saling terhubung. (***)

