Beritakota.id, Jakarta – Mata tidak hanya berfungsi sebagai indra penglihatan, tetapi juga dapat menjadi indikator awal kondisi kesehatan tubuh, termasuk jantung. Hubungan erat antara mata dan sistem kardiovaskular membuat perubahan pada mata bisa menjadi sinyal dini adanya gangguan kesehatan serius. Berikut artikel tanda penyakit jantung bisa terlihat dari mata.
RS Mata Achmad Wardi menekankan pentingnya pemeriksaan mata rutin sebagai langkah deteksi dini penyakit, termasuk gangguan jantung. Secara medis, keterkaitan ini terjadi karena mata dan jantung terhubung melalui jaringan pembuluh darah.
Pembuluh darah di retina mata memiliki ukuran yang sangat kecil dan sensitif terhadap perubahan aliran darah. Karena itu, gangguan pada sistem kardiovaskular sering kali dapat terdeteksi lebih awal melalui tanda-tanda yang muncul pada mata.
Berikut beberapa tanda pada mata yang perlu diwaspadai:
Tanda Penyakit Jantung Bisa Terlihat dari Mata
1. Benjolan Kuning di Kelopak Mata (Xanthelasma)
Munculnya benjolan kekuningan di sekitar kelopak mata, atau dikenal sebagai xanthelasma, biasanya disebabkan oleh penumpukan kolesterol di bawah kulit. Kondisi ini dapat menjadi indikasi kadar kolesterol tinggi, yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung.
Baca juga: Cara Mengatasi Vertigo Secara Alami di Rumah Sebelum ke Dokter
2. Cincin Putih atau Abu-abu di Sekitar Iris
Cincin berwarna putih atau abu-abu di sekitar iris, terutama pada usia di bawah 45 tahun, dapat menandakan gangguan metabolisme lemak. Sejumlah penelitian mengaitkan kondisi ini dengan peningkatan risiko penyakit jantung koroner.
3. Perubahan pada Retina Mata
Retina menjadi bagian penting dalam mendeteksi kondisi pembuluh darah. Penyempitan, pelebaran, atau kerusakan pembuluh darah retina dapat menjadi tanda awal adanya gangguan kardiovaskular, bahkan sebelum gejala lain muncul.
Pihak RS Mata Achmad Wardi menjelaskan bahwa tanda-tanda tersebut sering kali tidak disadari karena tidak menimbulkan rasa sakit. Oleh karena itu, pemeriksaan mata secara rutin sangat dianjurkan sebagai upaya pencegahan.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menerapkan pola hidup sehat guna menjaga kesehatan jantung dan mata. Langkah sederhana seperti mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, serta mengontrol kadar kolesterol dan tekanan darah dapat membantu menurunkan risiko penyakit.
Dengan meningkatkan kesadaran akan hubungan antara mata dan kesehatan jantung, masyarakat diharapkan lebih proaktif dalam melakukan deteksi dini. Pemeriksaan mata bukan hanya untuk menjaga penglihatan, tetapi juga bisa menjadi langkah penting dalam mencegah penyakit serius di masa depan. (***)

