Beritakota.id, Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor terus mempercepat realisasi sejumlah proyek strategis yang menjadi prioritas pembangunan daerah. Salah satu proyek yang kini menunjukkan progres signifikan adalah pembangunan Jalan Lingkar Leuwiliang-Rancabungur, yang telah menyelesaikan tahapan penetapan lokasi (penlok) sebagai syarat utama sebelum memasuki proses pembangunan fisik.
Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, mengatakan terdapat empat proyek strategis yang saat ini menjadi fokus utama pemerintah daerah, yakni pembangunan Jalan Lingkar Leuwiliang-Rancabungur, pengembangan wilayah Bogor Timur, pengembangan wilayah Bogor Barat, serta pembangunan Jalan Tambang.
Menurutnya, masing-masing proyek terus bergerak sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Khusus Jalan Lingkar Leuwiliang-Rancabungur, proses penetapan lokasi telah selesai sehingga dapat segera melanjutkan ke tahap berikutnya.
“Untuk Jalan Lingkar Leuwiliang sampai Rancabungur, penetapan lokasinya sudah selesai. Sementara untuk wilayah pengembangan Bogor Timur, Bogor Barat, dan Jalan Tambang saat ini masih dalam proses penyelesaian penetapan lokasi,” ujar Jaro Ade, Rabu (3/6/2026).
Ia menjelaskan, proses penetapan lokasi membutuhkan berbagai tahapan administrasi yang harus dipenuhi sebelum memperoleh persetujuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tahapan tersebut mencakup pendataan lahan, verifikasi status dan kepemilikan tanah, hingga penyusunan dokumen teknis sebagai dasar pengambilan keputusan.
Menurut Jaro Ade, akurasi data menjadi faktor penting agar pembangunan dapat berjalan lancar dan terhindar dari persoalan hukum maupun administrasi di kemudian hari.
“Data tanah, status kepemilikan, hingga dokumen pendukung lainnya harus diverifikasi secara detail. Setelah seluruh persyaratan lengkap dan rekomendasi teknis keluar, dokumen tersebut kembali diajukan ke provinsi untuk diproses lebih lanjut,” jelasnya.
Baca juga: Ruang Riung Reang Karinding #2 Perkuat Identitas Budaya Sunda dan Kepedulian Lingkungan di Bogor
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Bupati Bogor Rudy Susmanto telah menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk mempercepat penyelesaian berbagai persyaratan administrasi yang masih diperlukan. Langkah tersebut dilakukan agar proyek-proyek strategis yang telah direncanakan dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain fokus pada percepatan pembangunan infrastruktur, Pemkab Bogor juga mendorong kolaborasi lintas wilayah dalam mendukung pembangunan kawasan perbatasan. Menurut Jaro Ade, proyek yang melibatkan lebih dari satu wilayah membutuhkan sinergi berbagai pihak, baik pemerintah daerah, pemerintah provinsi, maupun sektor swasta.
Ia menilai program Corporate Social Responsibility (CSR) dapat menjadi salah satu alternatif sumber pembiayaan untuk mendukung pembangunan kawasan perbatasan. Salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan adalah dana CSR dari Bank BJB yang memiliki cakupan layanan di wilayah Jawa Barat dan Banten.
“Kalau pembangunan lintas wilayah, sumber pembiayaannya bisa melalui CSR atau dukungan pemerintah provinsi. Salah satu yang memungkinkan adalah memanfaatkan CSR Bank BJB karena cakupannya ada di Jawa Barat dan Banten,” katanya.
Jaro Ade menambahkan, komunikasi dan koordinasi antar kepala daerah di wilayah perbatasan selama ini berjalan baik. Berbagai isu strategis terkait pembangunan kawasan perbatasan juga telah dibahas dalam sejumlah forum koordinasi kepala daerah di Jawa Barat.
Dengan percepatan proses administrasi serta dukungan berbagai pihak, Pemerintah Kabupaten Bogor optimistis proyek-proyek strategis tersebut dapat segera memasuki tahap pelaksanaan. Kehadiran infrastruktur baru diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperkuat pertumbuhan ekonomi, serta mempercepat pemerataan pembangunan di Kabupaten Bogor.
Pembangunan Jalan Lingkar Leuwiliang-Rancabungur sendiri dinilai memiliki peran penting dalam mengurai kepadatan lalu lintas, meningkatkan aksesibilitas masyarakat, serta membuka peluang pertumbuhan kawasan baru yang lebih terintegrasi di wilayah barat Kabupaten Bogor. (***)

