Beritakota.id, Jakarta – Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD DKI Jakarta mulai mengembangkan konsep wisata kesehatan atau medical tourism sebagai peluang baru di sektor pariwisata nasional. Program tersebut digagas melalui kerja sama dengan EKA Hospital yang diawali dengan kegiatan edukasi kesehatan bagi pelaku industri perjalanan wisata.

Ketua ASPPI DPD DKI Jakarta, Yohanes Susanto, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan langkah awal untuk mengintegrasikan layanan kesehatan dengan sektor pariwisata di Jakarta. Ke depan, konsep serupa juga direncanakan diperluas dengan menggandeng rumah sakit lain.

Menurut Yohanes, saat ini ASPPI DKI Jakarta tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah rumah sakit guna membangun ekosistem wisata kesehatan yang lebih komprehensif.

“Kami bekerja sama dengan EKA Hospital untuk memberikan edukasi kesehatan sekaligus membuka peluang pengembangan wisata kesehatan di Jakarta. Ini menjadi proyek percontohan yang nantinya dapat dikembangkan ke daerah lain,” ujar Yohanes.

Travel Agent Akan Kelola Perjalanan Pasien Secara Terintegrasi

Dalam skema yang sedang disiapkan, calon pasien dari berbagai daerah dapat melakukan reservasi layanan kesehatan melalui agen perjalanan yang tergabung dalam ASPPI.

Melalui sistem tersebut, pasien tidak hanya memperoleh jadwal pemeriksaan atau tindakan medis, tetapi juga mendapatkan layanan perjalanan yang terintegrasi mulai dari kedatangan hingga akomodasi selama berada di Jakarta.

ASPPI menyiapkan berbagai layanan pendukung seperti penjemputan di bandara, stasiun kereta api, hingga penyediaan hotel bagi keluarga atau pendamping pasien.

“Kami ingin calon pasien yang datang ke Jakarta tidak perlu repot mengurus semuanya sendiri. Mulai dari reservasi rumah sakit, transportasi, hingga penginapan dapat dibantu melalui travel agent,” katanya.

Konsep tersebut, menurut Yohanes, mengadopsi model layanan yang telah berkembang di sejumlah negara dan pusat layanan kesehatan internasional, di mana pasien mendapatkan pendampingan sejak tiba di bandara hingga proses perawatan selesai.

Baca juga: Ketua ASPPI DKI: Pelaku Pariwisata Wajib Melek Video dan Media Sosial

Anggota DPD ASPPI DKI Jakarta tampak antusias mengikuti seminar kesehatan yang digelar DPD ASPPI DKI Jakarta dengan Eka Hospital MT Haryono
Anggota DPD ASPPI DKI Jakarta tampak antusias mengikuti seminar kesehatan yang digelar DPD ASPPI DKI Jakarta dengan Eka Hospital MT Haryono

Jakarta Berpeluang Jadi Destinasi Medical Tourism

ASPPI menilai Jakarta memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata kesehatan nasional karena didukung fasilitas rumah sakit modern, akses transportasi yang lengkap, serta jaringan hotel yang memadai.

Pengembangan wisata kesehatan juga diyakini dapat menciptakan peluang usaha baru bagi pelaku industri perjalanan wisata yang selama ini lebih banyak bergerak pada sektor wisata konvensional.

“Ini menjadi peluang bisnis baru bagi anggota ASPPI. Kami terus mendorong anggota untuk berinovasi dan menangkap peluang yang berkembang di masyarakat,” ujar Yohanes.

Edukasi Kesehatan Jadi Bekal Pelaku Pariwisata

Selain membangun paket wisata kesehatan, ASPPI DKI Jakarta juga menggelar seminar bertema kesehatan lambung dengan tajuk “Lambung Aman, Aktivitas Lancar”.

Topik tersebut dipilih karena gangguan lambung dan asam lambung menjadi salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat Indonesia, termasuk wisatawan yang sedang melakukan perjalanan.

Menurut Yohanes, pemahaman dasar mengenai kesehatan penting dimiliki para pelaku wisata agar mampu memberikan respons yang tepat ketika menghadapi kondisi darurat selama mendampingi perjalanan wisata.

“Kami ingin anggota memahami bagaimana menangani situasi ketika peserta perjalanan mengalami gangguan kesehatan, termasuk masalah lambung yang cukup sering terjadi,” jelasnya.

Baca juga: AITTA Dorong Wisata Pensiunan dan Kepulauan Seribu Jadi Tren Baru

Bahas Penyakit yang Sering Ditemui Wisatawan

ASPPI berencana menggelar serangkaian edukasi kesehatan sepanjang tahun bekerja sama dengan tenaga medis dan rumah sakit mitra.

Beberapa tema yang akan dibahas antara lain osteoporosis, penanganan kondisi darurat seperti pingsan, serta langkah-langkah pertolongan pertama saat terjadi gangguan kesehatan dalam perjalanan.

Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pelaku pariwisata sekaligus memperkuat kualitas layanan kepada wisatawan.

Siapkan Program Khusus Sambut HUT Jakarta

Di sisi lain, ASPPI DKI Jakarta juga tengah menyiapkan sejumlah kegiatan untuk menyambut Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

Meski belum mengungkapkan detail program yang disiapkan, Yohanes memastikan kegiatan tersebut akan menjadi bagian dari upaya mendorong inovasi dan penguatan sektor pariwisata ibu kota.

Dengan kolaborasi antara sektor kesehatan dan pariwisata, ASPPI berharap Jakarta dapat menjadi salah satu pusat wisata kesehatan yang kompetitif sekaligus memberikan nilai tambah bagi industri perjalanan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *