Beritakota.id, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Bumi, Anomali Coffee Cipete bersama Impact Hub Jakarta menggelar Eco-Collective Market yang menampilkan berbagai produk ramah lingkungan dari para perajin lokal.
Acara yang berlangsung pada 2–10 Mei 2026 di kawasan Cipete, Jakarta Selatan ini menjadi wadah kolaborasi antara pelaku usaha kreatif dan komunitas untuk mendorong gaya hidup berkelanjutan.
Sejumlah brand yang turut meramaikan kegiatan ini antara lain Mortier, Rue, Rappo, Boolet, Sebumi, Cultivia, MVCL, serta Impact Hub. Mereka menghadirkan beragam produk inovatif berbasis daur ulang dan bahan alami.
Produk yang dipamerkan cukup beragam, mulai dari papan berbahan limbah tusuk sate dan sumpit, kerajinan dari botol plastik, tas berbahan rumput impa, hingga pakaian dari daun yang dipres.
Manajer Anomali Coffee Cipete, M Faiq, mengatakan kegiatan ini berangkat dari kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan hidup.
“Hidup kita bergantung pada alam, sehingga sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaganya,” ujar Faiq, Sabtu (2/5/2026).
Ia menegaskan bahwa Anomali Coffee tidak hanya fokus pada bisnis kopi, tetapi juga berkomitmen mendukung wirausahawan yang mengusung konsep ramah lingkungan.
Baca juga: Laluasa Coffee & Eatery Hadir di Babelan, Usung Konsep Kopi Bakar Manggar dan Ruang Nongkrong Modern
Menurutnya, tren konsumsi saat ini mulai mengarah pada gaya hidup berkelanjutan, termasuk di kalangan penikmat kopi.
“Kopi sudah menjadi bagian dari lifestyle. Pengunjung yang datang tidak hanya menikmati kopi, tetapi juga bisa menemukan produk ramah lingkungan dari partner kami,” jelasnya.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Anomali Coffee juga telah menerapkan penggunaan material ramah lingkungan dalam operasionalnya, seperti wadah dan sedotan berbahan pelepah jagung yang mudah terurai.
“Saat ini penggunaan material ramah lingkungan sudah mencapai 70 persen dan terus kami dorong menuju 100 persen,” ungkap Faiq.
Didirikan pada 2007, Anomali Coffee kini telah memiliki 19 cabang di berbagai kota di Indonesia dan dikenal menyajikan beragam kopi nusantara, seperti Gayo, Sumatera, Jawa, Toraja, dan Bali.
Melalui Eco-Collective Market, Anomali Coffee berharap dapat memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi berkelanjutan sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM berbasis lingkungan. (***)

