Beritakota.id, Jakarta – Artotel Group resmi meluncurkan inisiatif keberlanjutan di sektor kuliner bertajuk “Rebellious Hunger”, sebagai upaya mendorong praktik dining yang lebih bertanggung jawab di seluruh propertinya di Indonesia.
Melalui pilar Food & Beverages, Artotel Dine, program ini menitikberatkan pada transformasi menu serta pemilihan bahan baku yang lebih sadar lingkungan. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah mengintegrasikan menu berbasis plant-based ke dalam operasional kuliner hotel.
Untuk mendukung implementasi tersebut, Artotel Group menggandeng Burgreens dan Green Rebel sebagai mitra strategis.
Burgreens akan berperan dalam pengembangan konsep menu berbasis nabati yang tetap memiliki nilai komersial dan mudah diterima pasar. Sementara itu, Green Rebel akan menjadi pemasok utama bahan baku, memastikan kualitas, konsistensi, serta transparansi dalam rantai pasok.
Chief Operating Officer Artotel Group, Eduard Rudolf Pangkerego, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar kampanye jangka pendek.
“Kolaborasi ini merupakan perubahan struktural dalam pendekatan dining kami. Menu plant-based akan menjadi bagian dari menu reguler maupun buffet sebagai fondasi menuju target keberlanjutan dalam kerangka ESG Artotel Group,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui inisiatif ini Artotel Group ingin membuktikan bahwa konsep dining berkelanjutan dapat diterapkan secara praktis tanpa mengorbankan performa bisnis.
“Dengan pendekatan yang terkurasi dan sumber daya yang bertanggung jawab, kami ingin menghadirkan pengalaman kuliner yang relevan bagi modern traveler dan conscious diner,” tambahnya.
Inisiatif “Rebellious Hunger” dijadwalkan diluncurkan secara nasional pada April 2026. Program ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Artotel Group dalam membangun ekosistem hospitality yang lebih ramah lingkungan, sekaligus menjadikan keberlanjutan sebagai bagian dari pengalaman menginap. (***)

