Beritakota.id, Jakarta – B7 Production resmi mengumumkan rampungnya proses pengambilan gambar (shooting) film komedi-horor terbaru berjudul Beneran Horor. Perayaan ini dikemas dalam acara Wrap-Up Press Conference & Kick-off Campaign yang digelar di KOAT Coffee, Menteng Dalam, Jakarta Selatan, Jumat (6/2).
Film Beneran Horor mengangkat kisah Joe (Bucek), seorang sutradara yang bersama timnya menjalani syuting film horor di sebuah pulau terpencil. Namun, kesalahan fatal membuat mereka justru mendarat di lokasi terlarang—wilayah misterius yang dihuni makhluk-makhluk yang seharusnya tidak diganggu.
Dalam upaya mencari figuran, kru film malah bertemu para “penghuni” pulau yang disangka sebagai panggilan dari Opie (Opie Kumis). Tanpa menyadari bahaya, mereka memperlakukan makhluk-makhluk tersebut layaknya figuran biasa. Situasi inilah yang memicu rangkaian kejadian absurd, menegangkan, sekaligus penuh komedi situasional.
Disutradarai Anto Tanjung dan diproduseri Bob Seven, Beneran Horor menawarkan pendekatan segar dengan memadukan genre horor dan komedi secara natural. Film ini juga menjadi ajang kolaborasi lintas generasi, menghadirkan aktor watak, komedian senior, hingga idola Gen Z dalam satu semesta cerita.
Bucek tampil dengan karakter maskulin dan serius, berpadu dengan legenda komedi seperti Opie Kumis dan Joe P Project, serta maestro pantomim Tanah Air Septian Dwi Cahyo. Sementara deretan komedian kekinian—Maell Lee, Jenda, Mamang Osa, Davi Siumbing, Anyun Cadel, Riyuka Bunga, Faizal Agung, dan Rian Nekuk—memperkuat sisi humor film ini.
Sentuhan generasi muda diwakili Berliana Lovell, Adel Reva, Putri Ziani, Sandy William, Van Jhov, dan Andrie Tawaqal, serta didukung pemain lain seperti Lurus Mardan, Pasha Van Krab, Hanif Bulbul, Dewi Margie, dan Carissa Inara Chundinata.
Produser Bob Seven menyampaikan bahwa acara tersebut menandai dimulainya rangkaian kampanye film Beneran Horor.
“Syukuran ini sekaligus menjadi titik awal kampanye Beneran Horor. Selain promosi konvensional, kami juga menggandeng Make it Project untuk memanfaatkan platform game Roblox sebagai medium kreatif mendekatkan film dengan penontonnya,” ujar Bob Seven.
Baca juga: Review Film The Strangers – Chapter 3, Teror Makin Ganas
Sutradara Anto Tanjung menegaskan bahwa kekuatan utama film ini terletak pada komedi situasional yang muncul secara alami.
“Kami tidak mengandalkan komedi yang dipaksakan. Situasi cerita yang kami bangun memungkinkan humor muncul dengan sendirinya meski berada dalam nuansa horor. Film ini ingin merangkul penonton horor dan komedi sekaligus,” jelas Anto.
Ia juga mengungkapkan tantangan dalam proses kreatif, terutama dalam menyatukan ritme komedian panggung dengan atmosfer horor. Beberapa adegan bahkan sempat ditunda demi menemukan suasana yang tepat. Anto secara khusus memuji Riyuka Bunga yang dinilai berhasil mengeksplorasi komedi gestur dibandingkan verbal.
Sementara itu, Bucek Depp membagikan pengalaman unik selama proses syuting yang berlangsung di kawasan Ujung Genteng.
“Buat saya ini seperti ‘22 hari bersama Nyi Roro Kidul’. Lokasinya terkenal angker, syuting bisa sampai jam tiga atau lima pagi. Tapi justru suasananya seru dan jadi kenangan tersendiri,” ungkapnya.
Menurut Bucek, film ini terasa lebih natural karena memberi ruang improvisasi bagi para pemain, sehingga dialog tidak terasa kaku. Ia berharap Beneran Horor dapat dinikmati oleh penonton yang biasanya enggan menonton film horor berkat kuatnya unsur komedi.
Associate Producer Fawzanah Al Hadrah turut menyampaikan harapannya agar film ini mendapat sambutan positif dari masyarakat.
“Harapan kami sederhana, penontonnya banyak, filmnya disukai, dan mendapat respons yang baik,” ujarnya.
Saat ini, Beneran Horor telah memasuki tahap pasca-produksi dan dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 2026. Dengan perpaduan horor dan komedi serta strategi kampanye kreatif lintas platform, film ini diharapkan menghadirkan pengalaman menonton yang segar bagi penonton Tanah Air. (***)

