Berita Kota, Jakarta – Indonesian Muslim Community of Victoria (IMCV) terus mencatatkan perkembangan signifikan dalam proyek pembangunan Masjid Baitul Makmur di Melbourne, Australia. Terbaru, IMCV berhasil mengakuisisi dua properti berupa lahan dan bangunan dengan total luas sekitar 1.800 meter persegi yang berlokasi di 43 dan 45 Woods Street, Laverton. Kawasan ini direncanakan menjadi Islamic Centre pertama milik komunitas muslim Indonesia di Australia yang terintegrasi dengan fungsi ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan umat.
Presiden IMCV, Andri Nursafitri, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah menjalani proses perizinan pembangunan kepada Pemerintah Victoria. Meski demikian, aktivitas Masjid Baitul Makmur tetap berjalan sebagai pusat ibadah dan dakwah Islam bagi komunitas muslim di Melbourne.
“Saat ini kami sedang menjalani proses perizinan pembangunan. Namun Masjid Baitul Makmur tetap aktif menjadi pusat ibadah dan dakwah dengan berbagai program rutin yang melibatkan mualaf, anak-anak, hingga lansia,” ujar Andri dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (17/1).
Seiring meningkatnya jumlah jamaah dan kebutuhan fasilitas, kapasitas masjid yang ada dinilai sudah tidak memadai. Kondisi tersebut mendorong IMCV mengambil langkah strategis dengan memperluas area dakwah melalui pembelian gedung eks kantor polisi Laverton yang berjarak sekitar 150 meter dari lokasi masjid saat ini. Gedung tersebut direncanakan menjadi Dakwah & Empowerment Centre, pusat kegiatan dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan komunitas muslim di kawasan tersebut.
IMCV telah memenangkan lelang pembelian gedung tersebut pada Desember 2025. Untuk melunasi transaksi, dibutuhkan dana sebesar Rp 28 miliar. Hingga saat ini, dana yang berhasil dihimpun baru mencapai sekitar Rp 14 miliar, dengan tenggat waktu pelunasan pada Maret 2026. Apabila pelunasan tidak tercapai, uang muka yang telah disetorkan senilai sekitar Rp 2,7 miliar terancam hangus, sekaligus menggugurkan peluang kepemilikan properti strategis tersebut.
“Jika pelunasan tidak tercapai, uang muka sekitar Rp 2,7 miliar akan hangus, dan kesempatan untuk memperluas dakwah Islam di Melbourne akan hilang. Namun kami optimistis, dengan dukungan umat, target ini dapat tercapai,” kata Andri.
Baca juga: Amazing Muharram 14: Lebih dari 10.000 Peserta Terinspirasi
Untuk mempercepat penggalangan dana, IMCV menggandeng Cinta Quran Foundation sebagai mitra strategis dalam menghimpun wakaf. Lembaga tersebut berpengalaman mendukung proyek-proyek wakaf di berbagai negara, termasuk Jepang dan Kanada. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat kontribusi Indonesia dalam dakwah internasional serta pengembangan wakaf produktif.
Dari sisi tokoh agama, KH. Abdullah Gymnastiar, Pembina Pondok Pesantren Daarut Tauhid, yang menyampaikan dukungannya secara daring, menegaskan bahwa wakaf masjid merupakan salah satu amal jariyah yang paling utama.
“Mari kita dukung dan ambil bagian dalam kesempatan amal ini. Setiap kontribusi akan menjadi ladang pahala yang terus mengalir, bahkan setelah kita tiada,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager Cinta Quran Foundation, Boby Kurniawan, menekankan pentingnya kolaborasi umat dalam mewujudkan proyek tersebut. Menurutnya, pembangunan Masjid Baitul Makmur dan Dakwah & Empowerment Centre merupakan kesempatan besar bagi masyarakat Indonesia dan diaspora muslim untuk berkontribusi dalam penguatan dakwah Islam di Australia.
“Ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk berkontribusi pada pembangunan masjid dan dakwah Islam. Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat, baik di Indonesia maupun Australia, untuk bersama-sama menyukseskan pembelian gedung ini,” kata Boby.
IMCV berharap pembangunan Masjid Baitul Makmur dan Dakwah & Empowerment Centre dapat terealisasi sesuai target dan memberikan manfaat luas bagi komunitas muslim Indonesia serta masyarakat umum di Melbourne. Keberhasilan proyek ini juga diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat dakwah Islam dan peran wakaf produktif di Australia.
Dukungan dan donasi wakaf untuk proyek ini dapat disalurkan melalui Cinta Quran Foundation. (***)

